Medan, LINI NEWS – “Jadilah duta harmoni dari Kota Medan. Bernyanyilah bukan hanya dengan suara, tapi dengan hati, karena suara yang lahir dari ketulusan akan menembus batas bahasa dan budaya.” Demikian pesan penuh semangat dan harapan yang disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi kelompok paduan suara Clarabelle di Ruang Khusus Wali Kota Medan, Kamis (10/7/2025).
Audiensi ini digelar menjelang keberangkatan kelompok paduan suara remaja tersebut untuk mengikuti Festival Paduan Suara Internasional di Bali, yang akan berlangsung pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2025. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rico Waas menegaskan dukungan penuhnya, seraya menitipkan tanggung jawab besar: membawa nama harum Kota Medan ke pentas dunia.
“Saya sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras kelompok paduan suara Clarabelle. Tidak hanya ikut serta, kalian harus menang. Bukan semata-mata demi piala, tetapi demi mengangkat martabat budaya Kota Medan di mata internasional,” tegas Rico Waas.
Turut hadir dalam pertemuan itu, Ester Donna Simanjuntak selaku guru pembina, Theresia Marbun mewakili orangtua siswa, serta dua siswi perwakilan kelompok Clarabelle, Clarissa dan Maghdalena. Wali Kota juga didampingi jajaran pimpinan OPD, di antaranya Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kadis Pendidikan & Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Kadis Pariwisata M. Odi Anggia Batubara, dan Kabag Kesra Abu Kosim.

Dalam dialog penuh keakraban, Rico Waas menekankan bahwa seni paduan suara bukan sekadar pertunjukan vokal, tetapi seni menyatukan perbedaan menjadi satu harmoni. Ia menyoroti akar sejarah choir yang kuat di Eropa, namun justruH berkembang subur di Kota Medan.
“Medan ini bukan hanya kota kuliner dan budaya, tapi juga kota harmoni. Kita punya talenta besar. Clarabelle adalah contoh nyatanya. Maka jangan hanya bernyanyi, tapi berceritalah lewat lagu, dan buat dunia menoleh ke Medan,” ucapnya.
Rico juga memberi masukan agar Clarabelle berani tampil beda melalui improvisasi teknik vokal yang mampu menciptakan warna dan karakter unik dalam setiap lagu yang dibawakan.
“Improvisasi itu bukan sekadar variasi. Ia adalah ekspresi jati diri. Saat kalian menyanyi, nyatakan bahwa Medan itu berani, berbudaya, dan bersuara indah,” tambahnya.
Sementara itu, Ester Donna Simanjuntak dalam laporannya mengungkapkan bahwa Clarabelle telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat lokal maupun nasional. Festival di Bali ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk melangkah ke level berikutnya.
“Kami sangat bersyukur atas sambutan dan dukungan Wali Kota Medan. Anak-anak kami akan berjuang dengan semangat penuh, membawa semangat Medan dan suara emasnya ke panggung internasional,” tutur Donna.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, kembali menunjukkan perhatian seriusnya terhadap pengembangan seni dan bakat generasi muda. Bagi beliau, mendukung Clarabelle bukan hanya mendukung sebuah kelompok vokal—tetapi merawat nyala api kebudayaan Medan agar terus berkobar dan dikenal dunia.(**)




