Peduli Lingkungan, Brimob Polda Sumut Angkat Sampah dari Sungai Demi Warga

0
121

Medan, LINI NEWS – “Alam yang bersih adalah doa yang dijaga bersama.”

Kepedulian terhadap lingkungan terus ditunjukkan oleh Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Pada Senin (9/2/2026).

Personel Kompi 3 Batalyon-A Sat Brimob Polda Sumut melaksanakan kurve bakti sosial dengan membersihkan aliran sungai di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung, tepat di sekitar Mako Satuan Brimob Polda Sumut.

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan sampah plastik serta ranting-ranting kayu yang menumpuk di sepanjang aliran sungai. “Sungai yang tersumbat adalah peringatan sunyi dari alam,”

Sehingga langkah ini menjadi upaya pencegahan dini terhadap potensi banjir yang kerap terjadi akibat aliran air yang tidak lancar, terutama saat curah hujan meningkat.

Kurve bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh PS. Danton IV Kompi 3 Batalyon-A Sat Brimob Polda Sumut, Aiptu Widiarto.

Dengan semangat gotong royong, para personel menyusuri aliran sungai menggunakan peralatan sederhana.

“Kerja kecil yang dilakukan bersama mampu mencegah bencana besar,” menjadi spirit yang tampak nyata di lapangan.

Sampah diangkat, ranting disingkirkan, dan jalur air dipastikan kembali terbuka.

“Menjaga alam bukan soal kekuatan, tetapi tentang kepedulian,” tercermin dari cara para personel bekerja tanpa keluh, demi lingkungan yang lebih aman bagi warga sekitar.

Danyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Mukhtar I. Kadoli, SIK., MH, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Brimob untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin memastikan aliran sungai tetap bersih dan berfungsi optimal, sehingga dapat meminimalisir risiko banjir yang berdampak pada masyarakat,” ujarnya.

“Polri hadir bukan hanya saat bencana, tetapi juga dalam upaya mencegahnya,” tegasnya.

Hasil kegiatan pun terlihat jelas. Tumpukan sampah plastik dan ranting pohon yang sebelumnya menghambat aliran air berhasil dibersihkan.

Kapasitas tampung sungai kembali normal, dan air mengalir lancar menuju muara.

“Ketika alam dijaga, kehidupan pun terjaga,”

Menjadi pesan tak tertulis dari aksi tersebut.

Lebih dari sekadar membersihkan sungai, kegiatan kurve bakti sosial ini menjadi simbol Polri yang humanis dan peduli terhadap keselamatan serta kenyamanan masyarakat.

“Lingkungan yang bersih adalah warisan moral untuk generasi berikutnya,”

Sehingga diharapkan aksi ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga sungai dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini