Ketua Umum PWI Pusat Ahkmad Munir: Jaga Marwah Pers, Anggota PWI Jangan Terlibat Melindungi Narkoba dan Judi

0
3

Medan, LINI NEWS – Ketua Umum PWI Pusat, Ahkmad Munir, menyampaikan peringatan keras kepada seluruh anggota PWI di seluruh Indonesia agar tidak terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba maupun praktik perjudian dalam bentuk apa pun.

Penegasan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga marwah profesi wartawan sekaligus memperkuat integritas insan pers sebagai pilar demokrasi yang bertugas menyampaikan informasi secara objektif, independen, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Menurut Ahkmad Munir, wartawan memiliki posisi strategis sebagai pengawal kebenaran dan kontrol sosial. Karena itu, tidak boleh ada anggota PWI yang memanfaatkan profesinya untuk melindungi, membekingi, membela, atau menjadi perantara bagi pelaku tindak pidana, termasuk jaringan narkoba dan perjudian.

“Profesi wartawan adalah profesi yang terhormat. Jangan pernah mencederai kepercayaan masyarakat dengan membekingi pelaku narkoba ataupun perjudian. Wartawan harus berdiri di pihak hukum, kebenaran, dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap anggota PWI wajib menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menaati peraturan organisasi, serta memegang teguh nilai kejujuran, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ahkmad Munir juga mengingatkan bahwa segala bentuk penyalahgunaan profesi wartawan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok yang bertentangan dengan hukum merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi.

Siapa pun yang terbukti terlibat dalam praktik tersebut harus siap menerima konsekuensi sesuai ketentuan organisasi dan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh insan pers untuk menjadi bagian dari solusi dalam memerangi peredaran narkoba dan praktik perjudian yang telah merusak kehidupan masyarakat.

Pers harus hadir sebagai mitra pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menyebarkan informasi yang benar serta membangun kesadaran publik terhadap bahaya kedua kejahatan tersebut.

“PWI harus menjadi rumah bagi wartawan yang profesional, berintegritas, dan berakhlak. Jangan biarkan nama baik organisasi tercoreng oleh ulah segelintir oknum yang menyalahgunakan profesinya.

Wartawan harus menjadi teladan dalam menegakkan hukum, bukan justru menjadi pelindung pelanggar hukum,” tegas Ahkmad Munir.

Melalui pernyataan tersebut, Ketua Umum PWI Pusat berharap seluruh anggota PWI semakin memperkuat komitmen untuk menjaga kehormatan profesi, menaati kode etik jurnalistik, serta menolak segala bentuk keterlibatan dengan jaringan narkoba maupun perjudian demi menjaga kepercayaan publik terhadap pers Indonesia.

Ketua Umum PWI Pusat Ahkmad Munir berpesan dengan tegas: Wartawan Bermartabat Tidak Akan Menjadi Pelindung Narkoba dan Judi

Integritas Wartawan adalah harga mati, Ahkmad Munir menegaskan PWI harus menolak Narkoba dan judi, pers berintegritas, bangsa bermartabat, tidak ada ruang bagi pelindung kejahatan di tubuh PWI,

“Mari menjaga marwah Pers, menolak narkoba dan judi,
wartawan adalah penjaga kebenaran, bukan tameng kejahatan”

“Integritas lebih berharga daripada kepentingan,”imbuh Ketua Umum PWI Pusat Beri Peringatan Keras
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini