Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Zulkifli Hasan S.E., M.M Tegaskan: Rp3 Miliar untuk Desa! Bupati Langkat Siap Gaspol Dukung Koperasi Merah Putih

0
65

Medan, LINI NEWS – Rapat konsolidasi Koperasi Merah Putih Satgas Nasional, Provinsi, dan Kabupaten se-Sumatera Utara berlangsung hangat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (18/9/2025). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Zulkifli Hasan, S.E., M.M yang juga Ketua Satgas Nasional Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih.

Hadir dalam rapat strategis tersebut Kepala Badan Pangan Nasional H. Areif Prasetyo Adi, S.T., M.T., Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, B.Sc., serta para bupati/walikota se-Sumut termasuk Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH.

Potensi dan Tantangan Sumut

Dalam paparannya, Wagub Sumut Surya menegaskan potensi pangan di Sumut sangat besar, dengan luas lahan 4,3 juta hektare yang menghasilkan beras, jagung, cabai merah, dan bawang. Namun ia juga menyoroti kendala klasik berupa modal, SDM, dan regulasi yang belum optimal.

Zulkifli Hasan: Modal Rp3 Miliar Siap Digulirkan

Menko Pangan Zulkifli Hasan dengan tegas menyampaikan bahwa mulai 22 September 2025, koperasi desa sudah bisa mengajukan proposal pinjaman dengan plafon maksimal Rp3 miliar dan tenor pengembalian hingga enam tahun.

“Unit Koperasi Merah Putih dapat bergerak di banyak bidang, mulai dari toko sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, logistik, hingga gudang. Pemerintah sudah siapkan sistem agar pencairan dana lebih mudah, cepat, dan transparan,” tegasnya.

Selain modal, pemerintah menyiapkan tenaga pendukung P3K maupun paruh waktu dua hingga tiga orang untuk membantu operasional koperasi. Gaji mereka ditanggung negara, sisanya bisa dipenuhi dari keuntungan koperasi. Zulkifli Hasan menargetkan hingga November 2025 sebanyak 20.000 koperasi di seluruh Indonesia aktif berjalan.

Data dan Dukungan Daerah

Hingga saat ini, Sumut telah memiliki 6.100 unit Koperasi Merah Putih dengan 202 unit yang sudah beroperasi. Khusus di Kabupaten Langkat tercatat ada 277 unit koperasi, menjadikannya salah satu daerah terdepan dalam menggerakkan ekonomi desa berbasis koperasi.

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, yang juga Ketua Satgas Kabupaten, menyatakan komitmennya penuh terhadap program ini.

“Kami siap mendukung peningkatan perekonomian desa lewat Koperasi Merah Putih. Ini peluang emas bagi masyarakat desa untuk mandiri secara ekonomi,” ucapnya.

Pesan Zulkifli Hasan

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan semangat besar yang dibawanya lewat lima mutiara kata berikut:

“Rp3 miliar bukan sekadar angka, tapi bahan bakar untuk mesin ekonomi desa.”

“Koperasi Merah Putih adalah jalan rakyat menuju kemandirian, bukan sekadar program pemerintah.”

“Kami hadir bukan memberi janji, tapi memberi modal nyata untuk bergerak.”

“Pangan adalah kunci kedaulatan bangsa. Desa harus berdiri di garis depan.”

“Kita buktikan, Indonesia bisa maju dari desa untuk dunia.”

Dengan konsolidasi ini, sinyal jelas ditegaskan: pemerintah pusat dan daerah sepakat bahu-membahu mendorong koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa. Bupati Langkat pun siap “tancap gas” memastikan koperasi di wilayahnya menjadi model sukses pembangunan ekonomi rakyat.
(Nurince Hutabarat/Rohmat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini