Medan, LINI NEWS – Dalam suasana penuh keakraban dan semangat Sumpah Pemuda ke-97, Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan sukses menggelar Turnamen Dam Batu yang berlangsung di Gedung DPRD Medan, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi lintas profesi — mulai dari wartawan, sekuriti, petugas cleaning service hingga PNS DPRD Medan — sekaligus wadah menyalakan kembali api sportivitas dan kebersamaan di tengah rutinitas kerja.
Turnamen yang diikuti puluhan peserta ini dibagi dalam dua kategori: perorangan dan berpasangan.
Pada kategori berpasangan, persaingan berlangsung ketat hingga babak final yang menegangkan. Akhirnya, pasangan Harry Silaen dan Emmar Pasaribu (keduanya wartawan) tampil gemilang dan berhasil merebut Juara Pertama, mengungguli pasangan Martin Gurning – Jonsen Nainggolan (PNS) di posisi kedua, serta Ayub Kesuma Siregar – Paung di posisi ketiga.
Kemenangan Harry–Emmar disambut tepuk tangan hangat dari seluruh peserta dan panitia. Mereka dianggap mencerminkan semangat Sumpah Pemuda: bersatu, berjuang, dan berprestasi tanpa sekat profesi.
Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan refleksi inspiratif bagi seluruh peserta. Berikut 10 mutiara kata apresiasi yang ia sampaikan di hadapan hadirin:
Apresiasi Dari Koordinator Wartawan DPRD Medan
“Turnamen ini bukan sekadar permainan, tapi cermin semangat persaudaraan yang tak lekang oleh waktu.”
“Harry dan Emmar membuktikan: kerja sama dan ketenangan adalah kunci kemenangan yang sejati.”
“Sumpah Pemuda mengajarkan kita satu hal — bahwa kemenangan sejati adalah saat kita mampu bersatu di tengah perbedaan.”
“Di papan dam batu, seperti dalam hidup, yang tenang dan cerdaslah yang bertahan sampai akhir.”
“Para peserta hari ini bukan hanya bertanding, tapi juga membangun jembatan persahabatan antarprofesi.”
“Setiap langkah di papan dam batu adalah filosofi kehidupan — terkadang kita harus mundur untuk bisa menang lebih besar.”
“Juara bukanlah mereka yang tak pernah kalah, tapi mereka yang tak pernah berhenti mencoba.”
“Turnamen ini kecil dalam skala, tapi besar dalam makna — karena di sinilah semangat kebangsaan tumbuh.”
“Kita boleh berbeda seragam, tapi hari ini kita satu warna: warna persahabatan.”
“Terima kasih kepada semua peserta — kalian bukan hanya bermain, kalian menyalakan semangat Sumpah Pemuda ke-97 di hati kami.”
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan hadiah dan sesi foto bersama yang berlangsung penuh tawa dan kebersamaan.
Turnamen dam batu ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang tak hanya memperingati hari bersejarah, tetapi juga menguatkan solidaritas insan DPRD Medan dan wartawan sebagai mitra kerja yang saling menghargai.
(Nurlince Hutabarat)




