Ketua DPRD Medan Titip Harapan untuk RAPI: “Komunikasi Adalah Jembatan Kemanusiaan!”

0
38

Medan, LINI NEWS – Di momentum penuh makna peringatan Sumpah Pemuda ke-97, semangat kebersamaan terasa hangat di ruang kerja Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B. Siang itu, Wong menerima kunjungan dari jajaran Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Medan, yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Ariza Kelana Putra.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Staf Ahli DPRD Medan, Sutrisno Pangaribuan, dalam suasana akrab dan sarat makna kebangsaan.

Dalam audiensi itu, Ariza memaparkan peran penting RAPI sebagai garda komunikasi darurat ketika jaringan digital tak lagi berfungsi, terutama di saat bencana melanda.
“Ketika sinyal Android padam dan komunikasi umum terhenti, RAPI hadir sebagai penghubung antarhati. Kami menjadi jembatan bagi BPBD, Basarnas, dan masyarakat agar koordinasi tetap berjalan,” jelas Ariza.

Ia juga menyampaikan bahwa RAPI telah mendapat dukungan dari Wali Kota Medan berupa tempat kegiatan di Gedung PKK Medan, dan akan melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 6 Desember 2025. Muswil ini akan menjadi momentum penting untuk regenerasi kepemimpinan dan penguatan kerja sama sosial kemanusiaan di bidang komunikasi kebencanaan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada RAPI. Menurutnya, peran RAPI bukan hanya teknis, tetapi juga spiritual dan sosial, karena setiap frekuensi yang mereka pancarkan membawa pesan harapan bagi sesama.

“Komunikasi adalah urat nadi kemanusiaan. Saat bencana melanda dan sinyal duniawi terputus, justru sinyal kemanusiaanlah yang harus tetap hidup. Dan di situlah RAPI berdiri tegak — menjadi jembatan di antara kepedulian,” ujar Wong dengan penuh makna.

Wong berharap melalui Muswil nanti, RAPI dapat memperluas kolaborasi dengan pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan komunitas sosial. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem komunikasi tangguh yang berlandaskan nilai Pancasila dan semangat gotong royong.

Harapan dari Ketua DPRD Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B

“Komunikasi bukan sekadar berbicara, tapi menjangkau hati yang membutuhkan kabar baik.”

“RAPI adalah suara yang tetap menyala ketika jaringan lain padam — suara kemanusiaan yang tak mengenal lelah.”

“Bencana boleh memutus jalan, tapi jangan biarkan ia memutus kepedulian.”

“Setiap gelombang radio yang kalian kirimkan adalah doa dalam bentuk sinyal.”

“Teknologi tanpa nurani hanyalah alat, tapi komunikasi yang lahir dari empati menjadi penyelamat.”

“RAPI bukan hanya organisasi, tapi cermin dari semangat gotong royong di era digital.”

“Dalam diam radio, ada keberanian; dalam setiap panggilan darurat, ada harapan.”

“Kota Medan butuh lebih banyak hati seperti RAPI — yang bekerja tanpa sorot kamera, tapi berarti bagi banyak jiwa.”

“Sinergi bukan pilihan, melainkan keharusan bagi mereka yang ingin membangun peradaban yang tangguh.”

“Mari jaga semangat Pancasila dalam setiap frekuensi kemanusiaan yang kita pancarkan.”

Ketua Panitia RAPI, Ariza Kelana Putra:

Sementara itu, Ketua Panitia RAPI, Ariza Kelana Putra, menyampaikan harapan besar agar dukungan dari DPRD Medan dapat memperkuat langkah organisasi di masa mendatang.

“Kami percaya, RAPI bukan hanya soal alat komunikasi, tapi soal hati yang terpanggil untuk membantu. Melalui Muswil nanti, kami ingin membangun generasi relawan yang tak hanya mahir memegang radio, tapi juga peka mendengar jeritan masyarakat,” tutur Ariza.

Ariza menambahkan, pihaknya akan terus memperluas kerja sama dengan instansi pemerintah dan komunitas masyarakat dalam penanganan bencana, kegiatan sosial, serta edukasi komunikasi darurat bagi warga.

Pertemuan diakhiri dengan seruan ‘Salam Pancasila!’ dari Ketua DPRD Medan, yang menegaskan komitmen untuk terus menanamkan nilai persatuan dan gotong royong dalam setiap langkah pengabdian.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini