Kapolres Dairi Otniel Siahaan Bawa “Beras Harapan” Ke Jemaat, Polisi Tak Hanya Menjaga Keamanan, tapi Juga Mengisi Piring Rakyat

0
157

Dairi, LINI NEWS – Minggu pagi (10/8/2025) di Sidikalang, halaman gereja bukan hanya dipenuhi jemaat yang pulang membawa firman, tetapi juga pulang membawa beras—sekarung simbol harapan yang kini terasa lebih dekat.

Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung Gerakan Pangan Murah, aksi sosial yang menyasar kebutuhan paling mendasar masyarakat: beras. Didampingi para kapolsek jajaran, Kabag SDM AKP Sintong Simanjuntak, SH, dan Kasat Binmas Iptu G. Limbong, ia memastikan distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, dan tanpa celah permainan harga.

Sebanyak 6 ton beras merek SPHP disalurkan ke berbagai titik di wilayah hukum Polres Dairi. Di Sidikalang, 4 ton tersebar di enam lokasi: HKBP 1, HKBP 2, Gereja Katolik, GKPPD, GBKP, dan Taman Rekreasi. Sementara di wilayah Polsek Sumbul dan Parbuluan, masing-masing 1 ton disalurkan kepada warga yang telah mengantre sejak fajar.

Beras dijual seharga Rp 58.000 per 5 kilogram—jauh di bawah harga pasar—menghapus sedikit beban banyak ibu rumah tangga yang selama ini harus mengatur anggaran di tengah harga kebutuhan pokok yang naik-turun.

Di sela antrean, seorang ibu muda, Maria boru Manik, memeluk dua kantong beras seperti memeluk anaknya. “Puji Tuhan, ini sangat membantu. Uang belanja bisa disisihkan untuk kebutuhan lain,” ucapnya sambil tersenyum lega.

Kapolres Otniel menegaskan bahwa polisi tidak hanya hadir saat ada perkara. “Kami ingin warga tahu, kepolisian ada untuk mereka—bukan hanya ketika masalah datang, tetapi juga saat dapur mereka butuh kepastian,” ujarnya.

Aksi ini disambut hangat warga, tokoh masyarakat, dan rohaniawan yang melihat langsung bagaimana aparat berbagi tanpa pamrih di tengah jemaat. Lebih dari sekadar program subsidi pangan, ini adalah pesan kuat bahwa polisi kini hadir di pasar, di gereja, di desa—di titik-titik kecil tempat harapan rakyat tetap menyala.

“Ketika harga beras turun, harga harapan rakyat ikut terangkat.”
Mutiara Kata 2: “Polisi bukan hanya benteng keamanan, tapi juga tangan yang mengulurkan kehidupan.”

Hari itu, di Dairi, harapan rakyat berwujud 6 ton beras, dan syukur mengalir lirih di antara jemaat yang pulang dengan hati lebih ringan. (Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini