Medan, LINI NEWS – Kota Medan kembali menorehkan tinta emas lewat sosok muda yang penuh semangat dan cita-cita luhur. Dialah Stevlly Gavindo Vincensius Sihotang, putra Medan yang terpilih sebagai Pak Lurah Paskibra Kota Medan Tahun 2025. Sebuah pencapaian yang bukan hanya membanggakan keluarganya, tetapi juga menjadi bukti bahwa generasi muda Medan mampu berdiri tegak dengan disiplin dan dedikasi.
Lahir di Medan pada tahun 2009 dari pasangan Bartlomeus Sihotang dan Imelda Siahaan, Gavindo tumbuh dalam keluarga sederhana namun penuh kasih. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini sejak kecil sudah menunjukkan tekad baja: bercita-cita menjadi seorang prajurit Polri. Meskipun masih duduk di bangku kelas X SMAN 1 Kota Medan, tekad dan langkahnya sudah jauh melampaui usianya.
Di balik wajah ramah dan senyum hangatnya, Gavindo dikenal sebagai sosok yang disiplin, aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan dan olahraga. Prestasinya pun bukan cerita kosong. Pada tahun 2023, ia meraih juara dalam kejuaraan karate tingkat Kota Medan pada ajang Piala Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHC-BPK 45).
Tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, Gavindo juga konsisten mengasah kepemimpinannya lewat Paskibra sekolah. Dari SMP Methodist 1 hingga kini di SMAN 1 Medan, ia tak pernah berhenti berlatih. Berbagai perlombaan dan momen pengibaran bendera menjadi ruangnya belajar arti tanggung jawab, disiplin, dan pengabdian.
Kini, dengan amanah sebagai Pak Lurah Paskibra 2025, Gavindo menegaskan tekadnya:
“Dedikasi, latihan, dan fokus adalah kunci. Saya ingin menginspirasi teman-teman sebaya agar berani bermimpi dan berjuang untuk bangsa.”
Lebih jauh, ia pun menyimpan cita-cita besar: menjadi Taruna Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Cita-cita yang ia pandang bukan sekadar mimpi, tetapi sebuah jalan pengabdian untuk negeri.
🌟 Pengakuan dari Stevlly Gavindo Sihotang
1.“Disiplin adalah jembatan antara mimpi dan kenyataan.”
2 “Setiap tetes keringat latihan adalah doa yang akan terjawab di masa depan.”
3.“Anak Medan harus berani berdiri tegak, bukan hanya untuk dirinya, tetapi untuk bangsanya.”
Semangat dan prestasi Gavindo menjadi potret nyata bahwa Kota Medan tidak pernah kehabisan anak muda berbakat yang siap menorehkan prestasi. Dari Medan, ia melangkah penuh harapan menuju panggung nasional, membawa pesan bahwa masa depan Indonesia ada di tangan generasi yang berani bermimpi dan bekerja keras.(Nurlince Hutabarat)




