Simalungun, LINI NEWS – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun yang berlokasi di Jalan Asahan Batu VI, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Peresmian yang berlangsung penuh khidmat dan sarat makna kebersamaan ini menjadi langkah konkret Polri dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, sebagai bagian dari agenda nasional membangun generasi sehat, cerdas, dan produktif. Jumat, Jumat, 31 Oktober 2025.
Kehadiran Forkopimda Tunjukkan Sinergi Kuat
Acara peresmian dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Ny. Mona Whisnu, para Pejabat Utama Polda Sumut, serta jajaran pejabat Forkopimda Kabupaten Simalungun, di antaranya Sekda mewakili Bupati Simalungun, Danrem 022/Pantai Timur, Dandim 0207, Kapolres Simalungun, Ketua DPRD, Kajari, dan Ketua Pengadilan Negeri.
Kehadiran lintas unsur tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mendukung program peningkatan kualitas gizi nasional.
Kapolda: “Generasi Sehat Adalah Pondasi Negara Kuat”
Dalam sambutannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan berdirinya SPPG ini.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan wujud nyata perhatian pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Kapolda.
Beliau menegaskan bahwa keberadaan SPPG Polri adalah bentuk komitmen nyata institusi kepolisian dalam mendukung program nasional yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan rakyat, terutama di bidang kesehatan dan gizi anak.

Fasilitas Gizi Modern dan Tepat Sasaran
Kapolda menjelaskan, pembangunan SPPG Polres Simalungun dimulai sejak 11 Juli 2025, berdiri di atas lahan seluas 9.442 meter persegi dengan bangunan seluas 426 meter persegi.
Fasilitas ini akan melayani 10 sekolah penerima manfaat, mencakup 3.889 siswa, serta 111 penerima manfaat dari kelompok rentan gizi, antara lain ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Fasilitas ini bukan hanya dapur penyaji makanan, tetapi pusat kendali untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan hak gizi yang layak, aman, dan berkualitas,” jelas Kapolda.
Peringatan: Jaga Standar, Hindari Kelalaian
Kapolda menyoroti pentingnya disiplin dalam pengelolaan keamanan pangan di setiap tahap pelaksanaan program. Ia merujuk pada data Badan Gizi Nasional (BGN) yang mencatat 70 kasus keracunan MBG di Indonesia sepanjang Januari–Oktober 2025.
“Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar pengawasan lapangan diperketat. Mulai dari pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi, semuanya harus mengikuti standar keamanan pangan yang ketat,” tegasnya.

Kapolda menegaskan, tidak boleh ada kasus keracunan atau kelalaian di lingkungan SPPG Polri. Integritas dan profesionalisme menjadi kunci utama agar program ini benar-benar memberi manfaat, bukan sekadar seremonial.
Gotong Royong dan Kepedulian Sosial: Ciri Polri Humanis
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut juga mengutip pesan Presiden Republik Indonesia tentang pentingnya gotong royong dan kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Seperti pesan Bapak Presiden, mungkin di negara lain polisi tidak mengurusi jagung atau dapur, tetapi ini Indonesia. Budaya kita gotong royong. Kalau rakyat sejahtera, maka kriminalitas akan berkurang,” tutur Kapolda mengutip pesan Presiden.
Pernyataan tersebut menggambarkan wajah Polri yang semakin humanis, adaptif, dan solutif, menjembatani antara tugas penegakan hukum dan kepedulian sosial.

Inspirasi bagi Jajaran Polri
Menutup sambutannya, Kapolda mengajak seluruh jajaran Polres Simalungun untuk menjaga amanah, integritas, dan profesionalitas dalam mengelola SPPG.
“Mari kita jaga dan kelola fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Pastikan SPPG Polri aman, sehat, dan berkualitas agar mampu menjadi model nasional dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis,” pungkasnya.
Peresmian SPPG Polres Simalungun ini menandai langkah strategis Polri sebagai pengawal program gizi nasional, sekaligus pelindung dan penggerak kesejahteraan masyarakat di akar rumput.
Dikepemimpinan Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto:
“Generasi sehat adalah pondasi negara yang kuat.”
“SPPG bukan sekadar dapur, tapi ladang pengabdian untuk masa depan bangsa.”
“Gizi adalah hak dasar, bukan kemewahan. Polri hadir untuk menjaganya.”
“Gotong royong adalah jantung kebijakan Indonesia — dan Polri berdetak di dalamnya.”
“Integritas dalam melayani rakyat adalah nutrisi moral setiap insan Bhayangkara.”
“Membangun bangsa tidak cukup dengan hukum yang tegas, tapi juga dengan hati yang peduli.”
“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan bahagia.”(Nurlince Hutabarat)




