Sinergi TNI–Polri di Batang Toru, Brimob Polda Sumut Fokuskan Pemulihan Warga Terdampak Bencana

0
163

Tapanuli Selatan, LINI NEWS – Di tengah puing dan lumpur sisa banjir serta tanah longsor, negara kembali hadir melalui kerja nyata. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengerahkan 1 SSK atau 74 personel dalam rangka Operasi Aman Nusa II untuk melakukan pemulihan pascabencana di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (09/01/2026).

Operasi kemanusiaan ini menyasar sejumlah desa terdampak, yakni Desa Garoga, Desa Huta Godang, Desa Batu Hula, dan Desa Napa, dengan fokus utama pada pembersihan rumah dan lingkungan warga, pendirian tenda hunian sementara, serta pembentukan posko pelayanan.

Seluruh kegiatan dilaksanakan melalui sinergi TNI–Polri, sebagai wujud kolaborasi lintas institusi dalam menghadapi bencana.

“Kemanusiaan menemukan maknanya ketika negara turun langsung menyentuh luka rakyatnya.”

Di Desa Garoga dan Desa Huta Godang, Peleton 1 melaksanakan pembersihan rumah dan halaman warga yang tertimbun lumpur serta material sisa banjir. Sementara itu, Peleton 2 bergerak di Desa Batu Hula dengan mendirikan tenda hunian sementara sebagai solusi awal bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Adapun Peleton 3 melakukan pembersihan rumah warga di Desa Huta Godang sekaligus mendirikan tenda posko pelayanan di Desa Napa untuk mendukung koordinasi dan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.

Hingga pelaksanaan berlangsung, operasi menunjukkan hasil yang signifikan. Sejumlah rumah warga berhasil dibersihkan, tenda hunian sementara telah berdiri, dan posko pelayanan mulai difungsikan sebagai pusat bantuan dan koordinasi.

AKP Tahi Parulian Hutagalung menegaskan bahwa Operasi Aman Nusa II merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan masyarakat tidak berjalan sendiri di tengah bencana.

“Ketangguhan tidak lahir dari kekuatan senjata, melainkan dari kesediaan hadir dan bekerja bersama rakyat.”

Menurutnya, pemulihan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, tidak hanya berorientasi pada pembersihan fisik, tetapi juga pada rasa aman dan keberlangsungan hidup warga terdampak.

Kehadiran personel Brimob bersama TNI dan unsur terkait mendapat apresiasi luas dari masyarakat Batang Toru.

Warga menilai sinergi lintas instansi ini sebagai energi penting dalam mempercepat pemulihan lingkungan dan kehidupan sosial.

“Pemulihan berkelanjutan bukan sekadar membangun kembali yang runtuh, tetapi memastikan harapan tetap berdiri.”

Dengan kolaborasi yang solid dan kerja kemanusiaan yang berkesinambungan, diharapkan masyarakat Batang Toru dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal pascabencana.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini