ROBI BARUS SE M.AP APRESIASI KOMITMEN KAPOLDA SUMUT Irjend Pol SONNY IRAWAN: BERANTAS NARKOBA, BEGAL, DAN PREMANISME DEMI KEAMANAN MASYARAKAT!

0
3

Medan, LINI NEWS – Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Sonny Irawan, yang memprioritaskan pemberantasan narkoba aksi begal, dan premanisme di wilayah Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

Menurut Robi Barus, komitmen tersebut merupakan langkah penting dalam menjawab keresahan masyarakat yang menginginkan lingkungan aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman kejahatan.

Ia berharap keseriusan jajaran Polda Sumut dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, penegakan hukum yang tegas, serta pengawasan berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi betul komitmen Kapolda Sumut yang baru, Bapak Irjen Pol Sonny Irawan. Beliau memahami persoalan yang saat ini sangat meresahkan masyarakat, mulai dari peredaran narkoba, aksi begal, hingga premanisme. Ketiga persoalan ini harus ditangani secara serius dan berkesinambungan,” ujar Robi Barus, Kamis (22/10/2026).

Narkoba Jadi Perhatian Serius
Robi Barus menilai peredaran narkoba merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan menyeluruh. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan masa depan generasi muda, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan sosial, gangguan keamanan, serta tindak kriminal lainnya.

Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba tidak boleh hanya berfokus pada pengguna atau pelaku di lapangan. Aparat penegak hukum juga perlu mengungkap jaringan pemasok, bandar, serta pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam peredaran gelap narkotika sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Peredaran narkoba harus diberantas sampai ke jaringan yang lebih besar. Jangan hanya berhenti pada pelaku kecil, tetapi ungkap pula pihak-pihak yang berada di balik peredaran narkoba tersebut berdasarkan bukti dan proses hukum,” tegasnya.

Menurutnya, Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara membutuhkan perhatian khusus karena memiliki aktivitas masyarakat yang tinggi dan menghadapi tantangan keamanan perkotaan yang kompleks.

Begal dan Premanisme Tidak Boleh Dibiarkan

Selain narkoba, Robi Barus menyoroti aksi begal dan premanisme yang menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

Kejahatan jalanan tidak hanya mengancam keselamatan korban, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi, mobilitas warga, serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Tingkatkan Patroli

Ia berharap kepolisian meningkatkan patroli pada kawasan yang rawan kejahatan, memperkuat respons terhadap laporan masyarakat, serta menindak pelaku berdasarkan ketentuan dan alat bukti yang sah.

Menurut Robi, pemberantasan premanisme juga harus dilakukan secara profesional. Setiap bentuk intimidasi, pemerasan, kekerasan, maupun tindakan melawan hukum harus ditangani tanpa pandang bulu.

“Jangan sampai masyarakat merasa takut ketika keluar rumah, bekerja, berdagang, atau beraktivitas pada malam hari. Negara harus hadir memberikan perlindungan dan memastikan hukum berlaku bagi siapa pun,” katanya.

Dorong Sinergi Polisi, Pemerintah, dan Masyarakat

Robi Barus menegaskan bahwa pemberantasan narkoba, begal, dan premanisme tidak dapat dibebankan kepada kepolisian semata.

Diperlukan kerja sama antara Polda Sumut, Polrestabes Medan, pemerintah daerah, TNI, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, keluarga, serta seluruh elemen warga.

Pemerintah daerah juga diharapkan memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi bahaya narkoba, pembinaan generasi muda, penyediaan kegiatan positif, serta pemberdayaan masyarakat di lingkungan yang rentan terhadap tindak kriminal.

Di sisi lain, masyarakat diimbau berani melaporkan dugaan tindak pidana melalui saluran resmi kepolisian dengan tetap mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Robi berharap komitmen Kapolda Sumut dapat diterjemahkan menjadi program yang terukur, mulai dari pencegahan, penindakan, pengungkapan jaringan kejahatan, hingga evaluasi berkala terhadap hasil penanganan.

Penegakan Hukum Harus Tegas dan Berkeadilan

Sebagai wakil rakyat, Robi Barus menekankan pentingnya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Ia berharap masyarakat tidak hanya mendengar pernyataan komitmen, tetapi juga merasakan perubahan nyata melalui berkurangnya gangguan keamanan dan meningkatnya rasa aman.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini