Reses Ketua DPRD Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd B: Serap Aspirasi Warga, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

0
71

Medan, LINI NEWS – Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen MPd.B menggelar kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III Medan, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri antara lain:

Lurah Pulo Brayan Darat Zainal Abidin SE

Dinas Perkimcitaru
Salman Alfarisi

Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) M Rivai Pane

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mangara Tua Panjaitan SPd MM

Dinas SDABMBK Benhard Siahaan

Dinas Sosial (Dinsos)
Bangun Sudarnyoto

Dinas Perhubungan (Dishub)
Ranto Agustinus Simanungkalit SH

Tampa hadir ribuan lebih warga, tokoh masyarakat, serta perwakilan partai, organisasi kepemudaan dan ibu-ibu perwiritan yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.

Dalam sambutannya, Wong Chun Sen menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog terbuka antara rakyat dan wakilnya di parlemen.

“Reses adalah momentum mendengar dengan hati dan bekerja dengan nurani.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menegaskan pentingnya peran DPRD dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Secara teknis, reses juga diatur dalam tata tertib DPRD, seperti yang tercantum dalam Peraturan DPRD Medan Nomor 1 Tahun 2020.

Dalam pasal 1 angka 23 disebutkan bahwa masa reses adalah kegiatan di luar masa sidang yang diadakan tiga kali dalam setahun.

Masa ini berlangsung maksimal enam hari untuk setiap kali reses, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 100 ayat 1

Setiap aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD yang akan kita sampaikan kepada pihak eksekutif Pemko Medan,” ujarnya.

Sejumlah isu strategis mengemuka dalam pertemuan tersebut, di antaranya perbaikan infrastruktur jalan, lingkungan, tiang listrik, MBG, geng motor, begal, sampah, banjir, drainase yang kerap memicu banjir saat hujan deras, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas, hingga kebutuhan bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Warga juga menyoroti persoalan lampu penerangan jalan yang dinilai masih minim di beberapa titik rawan.

Selain itu, pelaku UMKM berharap adanya kemudahan akses permodalan dan pelatihan usaha agar dapat bertahan di tengah tekanan ekonomi.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Wong Chun Sen menyatakan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi agar masuk dalam skala prioritas pembahasan anggaran.

Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki fungsi pengawasan dan penganggaran yang harus dijalankan secara maksimal demi kepentingan masyarakat.

“Kita tidak boleh membiarkan aspirasi rakyat berhenti di catatan kertas.

Aspirasi harus bertransformasi menjadi program nyata,” tegasnya.

Sebagai Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi pembangunan dan tidak ragu menyampaikan laporan apabila terdapat pelayanan publik yang tidak maksimal.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat demi mewujudkan Kota Medan yang lebih tertata dan berdaya saing.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban.

Di akhir acara, warga menyampaikan harapan agar berbagai persoalan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti.

Reses ini menjadi bukti bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen tetap terjaga.

Sebab pada akhirnya, politik bukan sekadar tentang kekuasaan, melainkan tentang pengabdian.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini