Medan, LINI NEWS – Malam bukan lagi sekadar waktu beristirahat. Di sejumlah titik Kota Medan, khususnya di kawasan Jalan T.A. Hamzah, Sei Agul Medan dan sekitarnya, keresahan sempat mengemuka.
Dugaan aktivitas anak-anak genk motor, aksi kebut-kebutan liar hingga potensi begal disebut-sebut meresahkan warga dan para pengguna jalan yang melintas.
Situasi ini tidak dibiarkan berlarut. Prinsip
“Prevention is better than cure” — mencegah lebih baik daripada mengobati — menjadi fondasi penguatan patroli Kamtibmas malam hari oleh Polda Sumatera Utara bersama Polrestabes Medan dan Polsek Medan Barat.
Langkah preventif dilakukan secara terukur dan humanis:
Anggota DPRD Medan Antonius dari Frsksi Nadem ini merupakan putra seorang perwira polri juga, patut dia menysmpaikan wacsns ini untuk melsksanakan
“Patroli mobile, pemantauan titik rawan, pembubaran kerumunan yang berpotensi mengarah pada gangguan keamanan, serta pendekatan dialogis terhadap remaja yang masih bisa diarahkan.” ujarnya.
Sejumlah warga mengaku sebelumnya merasa waswas ketika melintas pada malam hari.

“Kami khawatir kalau lewat terlalu malam. Tapi sekarang patroli sering terlihat, jadi lebih tenang,” ujar Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor S.Sos usai agenda reses di Pulo Brayan Medan Barat dan sesuai harapan
Malam harinya agar tetap kondusif daerah rawan di Dapil 1 khususnya Jl TA Hamzah, Sei Agul Helvetia, Petisah, Medan, Silalas dan Medan Baru, juga kawasan lainnya perlu terjaga, demikian diutarakannya, Sabtu (21/2/2026) malam.
Menurutnya Perlu Ketegasan
Namun Tetap Mengedepankan Pembinaan
Kehadiran aparat bukan untuk menciptakan ketakutan, tetapi untuk mengembalikan rasa aman.
Dugaan keberadaan genk motor dan potensi begal menjadi alarm sosial yang tidak bisa diabaikan.
Namun penanganannya tidak semata dengan penindakan keras, melainkan juga dengan pembinaan dan peringatan dini.
Aparat menyadari, sebagian dari mereka yang terlibat adalah anak-anak muda yang masih dapat diarahkan.
Maka pendekatan yang digunakan memadukan ketegasan hukum dengan sentuhan edukatif.
Karena membiarkan potensi gangguan berkembang adalah kesalahan.
Mencegahnya sejak dini adalah keberanian.
Pencegahan adalah Benteng Peradaban
Kejahatan yang tidak sempat tumbuh adalah kemenangan bagi kemanusiaan.
Negara Tidak Boleh Absen di Titik Rawan
Ketika keresahan muncul, kehadiran aparat adalah jawaban.
Ketegasan Tanpa Amarah
Hukum ditegakkan dengan wibawa, bukan dengan emosi.
Remaja Bukan Musuh, Tapi Harus Diarahkan
Anak muda yang salah arah perlu dibina, bukan sekadar dihukum.
Rasa Aman adalah Nafas Kota
Kota yang gelisah adalah kota yang kehilangan martabatnya.
Patroli Adalah Pesan Moral
Kehadiran polisi di malam hari adalah sinyal bahwa negara berjaga.
Kolaborasi Warga dan Aparat adalah Kekuatan Utama
Informasi masyarakat menjadi kunci mencegah aksi kriminal.
Mencegah Lebih Mulia daripada Menangisi
Lebih baik menghalau potensi begal dan genk motor hari ini, daripada menyesali korban esok hari.
Penguatan Kamtibmas di Jalan T.A. Hamzah Sei Agul Medan menjadi pesan tegas bahwa keamanan bukan hanya slogan, tetapi komitmen nyata.
Di tengah kekhawatiran akan genk motor dan potensi begal, aparat memilih bertindak sebelum terjadi korban.
Karena sejatinya, malam yang aman adalah hak setiap warga.
Dan pencegahan adalah bentuk cinta paling konkret kepada masyarakat.
(Nurlince Hutabarat, S Pd)




