Medan, LINI NEWS – Pesta Puncak Tahun Transformasi HKBP Pasar Melintang yang digelar Minggu (14/9/2025) di Jalan Buku, Medan Petisah, menjadi momentum rohani dan sosial yang penuh makna. Kehadiran Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Swandi Sinambela, M.Th., memberikan warna tersendiri.
Dalam khotbah dan pesannya, Pdt. Swandi menegaskan bahwa transformasi bukan sekadar tema tahunan, melainkan amanat iman yang wajib diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Transformasi adalah panggilan Injil. Kita dipanggil untuk berubah, bukan hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam tindakan. Kalau tidak ada perubahan hidup, maka tema ini hanya akan jadi slogan kosong,” tegas Pdt. Swandi di hadapan ribuan jemaat.
Menurutnya, perubahan yang dimaksud bukan sekadar seremonial, melainkan transformasi karakter, dari pribadi yang egois menjadi peduli, dari keluarga yang rapuh menjadi harmonis, hingga dari jemaat yang pasif menjadi terang bagi lingkungan.
Pesan Kritis Praeses
Pdt. Swandi juga menyinggung soal kondisi sosial masyarakat. Ia mengingatkan bahwa iman tanpa aksi nyata tidak akan berdampak.
“Transformasi harus nyata dalam kejujuran, kepedulian, disiplin, dan kasih. Tidak boleh hanya berhenti pada kata-kata,” ujarnya penuh penekanan.
Ia pun mendorong jemaat untuk menjadi teladan di tengah masyarakat multikultur Kota Medan. “Kalau kita sungguh berubah, maka orang lain akan merasakan kehadiran Tuhan lewat hidup kita,” tambahnya.
Dukungan dan Kehadiran Pemimpin Kota
Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang menekankan kunci transformasi dari keluarga menuju masyarakat yang lebih baik.
Selain itu hadir pula Anggota DPRD Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, yang mengingatkan jemaat agar tidak tersandera akibat kelalaian mengurus dokumen kependudukan.
Keduanya memberikan apresiasi penuh atas peran HKBP Pasar Melintang yang menjadi salah satu pusat kebersamaan umat di Medan Petisah.

Kehormatan dan Kebersamaan
Sebagai tanda kasih dan penghormatan, jemaat menyerahkan ulos kehormatan kepada para pemimpin, termasuk Wali Kota Medan. Momentum ini semakin meneguhkan kebersamaan antara gereja, masyarakat, dan pemerintah.
Acara juga dihadiri Pendeta Resort HKBP Pasar Melintang, Pdt. Hasurungan Gultom, Ketua Panitia Sintua P. Nainggolan, serta pejabat Pemko Medan: Kadis Ketenagakerjaan Illyan Chandra Simbolon, Plt Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan, Plt Kabag Prokopim M. Fitrah Josa Ritonga, dan Camat Medan Petisah Arafat Syam.
✦ Pesan Praeses Swandi Sinambela ✦
“Transformasi tanpa perubahan karakter hanyalah hiasan kata.”
“Iman yang sejati selalu melahirkan aksi nyata.”
“Keluarga yang bertumbuh dalam kasih adalah dasar dari gereja yang kuat.”
“Perubahan hidup yang kecil, jika konsisten, akan menghasilkan dampak besar.”
“Hidup yang tidak berubah adalah hidup yang kehilangan arah panggilan.”
Dengan pesan-pesan penuh kekuatan itu, Praeses Swandi Sinambela menegaskan bahwa transformasi HKBP bukan sekadar program Tahunan, melainkan roh pembaruan yang harus hidup di hati setiap jemaat dan masyarakat Kota Medan.(Nurlince Hutabarat)




