Pengukuhan Ameriza M. Moesa sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Bobby Nasution Perkuat Sinergi dengan BI, Stabilitas Harga dan UMKM Sumut Jadi Prioritas

0
7

Medan, LINI NEWS – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, memperluas digitalisasi, serta meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penegasan tersebut disampaikan Bobby dalam acara pengukuhan Ameriza M. Moesa sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Gubernur BI Destry Damayanti di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Jumat (9/10/2026).

Bobby berharap kepemimpinan baru BI Sumut mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan ekonomi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bobby Dorong Kolaborasi yang Berdampak Nyata

Bobby menekankan, kerja sama antara BI dan Pemprov Sumut tidak boleh berhenti pada koordinasi formal. Kolaborasi harus diwujudkan melalui program konkret yang mampu menjaga keterjangkauan harga, memperluas akses keuangan, memperkuat pelaku UMKM, dan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.

“Melalui kolaborasi SUMUT Berkah, kita perlu memastikan stabilitas harga tetap terjaga, digitalisasi ekonomi semakin luas, UMKM semakin berdaya saing, serta potensi ekonomi Sumatera Utara dapat dikembangkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bobby.

Pernyataan tersebut menempatkan stabilitas harga dan penguatan ekonomi kerakyatan sebagai agenda penting dalam kerja sama pemerintah daerah dengan BI.

Pengendalian inflasi, misalnya, membutuhkan koordinasi yang konsisten agar gejolak harga kebutuhan pokok tidak semakin membebani masyarakat. Sementara itu, digitalisasi sistem pembayaran dan perluasan akses keuangan diharapkan membuka kesempatan lebih besar bagi pelaku usaha untuk berkembang.

Ameriza M. Moesa Resmi Pimpin BI Sumut

Dalam kegiatan yang sama, Gubernur BI Destry Damayanti secara resmi mengukuhkan Ameriza M. Moesa sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, menggantikan Rudy Brando Hutabarat yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Departemen Regional Kantor Pusat BI.

Rudy sebelumnya memimpin BI Sumut selama sekitar 1,5 tahun.

Destry menyampaikan bahwa Ameriza memiliki pengalaman sekitar 30 tahun berkarier di Bank Indonesia. Sebelum bertugas di Sumatera Utara, Ameriza menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten.

Pengalamannya meliputi pengendalian inflasi daerah, pengembangan UMKM, penguatan hubungan dengan investor, serta pengembangan sistem pembayaran.

Destry berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat pelaksanaan tugas BI di Sumatera Utara, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pertumbuhan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan kebijakan BI mengedepankan prinsip 3I, yakni Impactful, Inclusive, dan Integrative.

Prinsip tersebut menekankan kebijakan yang berdampak nyata, melibatkan berbagai pihak, serta mengintegrasikan langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuan bersama.

Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Jadi Perhatian

Destry turut mengapresiasi sinergi Pemprov Sumut bersama BI dan para mitra strategis selama kepemimpinan Rudy Brando Hutabarat.

Kolaborasi tersebut dinilai berkontribusi terhadap pengendalian inflasi daerah dan percepatan digitalisasi.

Salah satu capaian yang disebutkan dalam kegiatan tersebut adalah penghargaan Terbaik III bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tingkat provinsi dalam Rapat Koordinasi Nasional TPID dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Capaian itu menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat tata kelola ekonomi daerah. Namun, keberlanjutan program tetap membutuhkan evaluasi dan langkah konkret agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Ke depan, sinergi BI dan Pemprov Sumut diharapkan mampu memperkuat pemantauan harga, menjaga kelancaran distribusi barang, memperluas transaksi digital, serta mendorong UMKM agar semakin siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Mangulosi Jadi Simbol Penghormatan

Acara pengukuhan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah se-Sumatera Utara, pimpinan kementerian dan lembaga, perbankan, serta mitra strategis Bank Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan prosesi mangulosi, yakni penyematan kain ulos oleh Bobby kepada Destry sebagai bentuk penghormatan dalam adat Batak.

Prosesi tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus memperkuat nuansa kebersamaan dalam kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, otoritas moneter, dan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui kepemimpinan baru BI Sumut, Bobby berharap kerja sama yang telah terbangun dapat semakin diperkuat. Tantangan berikutnya adalah memastikan koordinasi tersebut menghasilkan kebijakan yang terukur, menjaga kestabilan harga, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.

“Stabilitas harga bukan sekadar angka statistik, melainkan penentu daya beli dan ketenangan hidup masyarakat.”

“Sinergi pemerintah dan Bank Indonesia harus hadir dalam tindakan nyata, bukan berhenti pada meja koordinasi.”

“Ekonomi yang kuat tumbuh ketika UMKM diberi akses, kesempatan, dan ruang untuk bersaing.”

“Digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang membuka pintu kesempatan bagi masyarakat.”

“Pengendalian inflasi adalah ikhtiar menjaga agar kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi keluarga.”

“Kolaborasi yang berhasil bukan diukur dari banyaknya pertemuan, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.”

“Kemajuan Sumatera Utara akan semakin berarti ketika pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan.”
(Salomo Simorangkir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini