Jakarta, LINI NEWS – Dalam suasana penuh sukacita menyambut Tahun Baru Imlek 2026, Penasihat Hukum dan Pembina lininews.com Salim Halim SH MH dan Mayjend Purn Felix Hutabarat mengucapkan : Selamat Hari Raya Imlek 2026, Perkuat Iman dan Persaudaraan.
Penasihat Hukum lininews.com, Salim Halim, menyampaikan ucapan hangat kepada seluruh umat Tionghoa yang merayakan Hari Raya Imlek.
Melalui pesan yang sarat makna kebersamaan, beliau mengajak masyarakat untuk terus menanamkan semangat damai, kerja keras, dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Seiring dengan itu, Pembina Forum Persahabatan Tionghoa Bersatu (Fortiber) Pusat yang juga pembina lininews.com, Mayjend Purn Felix Hutabarat, SIP MSI MBA Han turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Imlek Tahun 2026 kepada seluruh saudara kita, khususnya umat Tionghoa yang merayakan.
Ia berharap momentum Imlek menjadi titik penguat persaudaraan lintas budaya, memperkokoh rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, serta menguatkan semangat doa, usaha, iman, dan ketahanan menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Menurut beliau, Imlek bukan sekadar perayaan pergantian tahun, melainkan juga refleksi batin untuk memperbarui harapan dan mempererat hubungan antarsesama.
Dalam suasana keberagaman Indonesia, semangat saling menghormati menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa yang harmonis.
Pesan keduanya mencerminkan nilai universal: kerja keras tanpa melupakan doa, keberhasilan tanpa meninggalkan kerendahan hati, dan kebahagiaan yang senantiasa dibagikan kepada sesama.
Pesan dan Harapan Hari Raya Imlek 2026
Rezeki terbaik adalah hati yang damai dan pikiran yang jernih.
Tahun baru bukan sekadar angka, melainkan kesempatan memperbaiki diri.
Syukur adalah pintu pertama menuju keberkahan yang besar.
Kesuksesan lahir dari kerja keras yang disertai doa tulus.
Orang kuat bukan yang tak pernah jatuh, tetapi yang selalu bangkit.
Persaudaraan adalah emas yang tak pernah pudar nilainya.
Harapan tumbuh ketika iman dijaga dengan sabar.
Doa yang tulus adalah cahaya di tengah gelapnya ujian.
Kebahagiaan sejati lahir saat kita mampu berbagi.
Rendah hati adalah pakaian terbaik bagi orang berilmu.
Jalan panjang menjadi ringan bila ditempuh bersama.
Kejujuran adalah akar dari kepercayaan.
Tahun baru adalah lembar putih yang menanti tinta kebaikan.
Hati yang bersyukur tak pernah merasa miskin.
Keteguhan hati mengalahkan badai kehidupan.
Damai dimulai dari kata-kata yang lembut dan niat yang baik.
Kesabaran adalah jembatan menuju kemenangan.
Keberhasilan sejati adalah saat kita tetap manusiawi dalam pencapaian.
Iman membuat langkah kecil menjadi bermakna besar.
Semoga setiap doa menjadi jalan menuju keselamatan dan kebahagiaan.
Pantun Melayu Manis dan Elegan
Bunga melati di tepi laman,
Harum semerbak di pagi hari.
Imlek datang membawa harapan,
Semoga bahagia mengisi diri.
Pergi berlayar ke Pulau Pinang,
Singgah sebentar membeli kain.
Gong Xi Fat Cai kami ucapkan,
Semoga sehat sepanjang lain.
Burung merpati terbang rendah,
Hinggap sejenak di batang serai.
Semoga rezeki makin bertuah,
Hidup damai penuh damai.
Air sungai mengalir tenang,
Tempat nelayan menebar jala.
Mari bersatu buang prasangka,
Persaudaraan jadi mahkota jiwa.
Pohon rambutan berbuah ranum,
Dipetik pagi dibagi rata.
Dengan iman hati pun makmum,
Langkah dan usaha diberkati Yang Maha Kuasa.
Semangat Imlek 2026 yang disampaikan para tokoh ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan, toleransi, dan rasa syukur adalah kekuatan utama bangsa.
Di tengah perbedaan, persatuan tetap menjadi cahaya yang menuntun menuju masa depan yang lebih damai dan penuh harapan. (Salomo Simorangkir)




