Kombes Pol. Rantau Isnur Eka Rangkul Driver Ojol dalam Doa Bersama: Brimob Hadir Bukan Hanya dengan Senjata, Tapi Juga dengan Hati

0
73

Medan, LINI NEWS – Suasana khidmat penuh haru menyelimuti halaman Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumut, Jalan Bhayangkara No.293, Indra Kasih, Medan Tembung, Jumat (29/8/2025). Ratusan driver ojek online (ojol) berdiri sejajar dengan personel Brimob dan Polwan, dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., untuk menggelar doa bersama.

Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang wafat akibat tertabrak mobil rantis Brimob di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Dengan suara tenang penuh ketulusan, Dansat Brimob mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala, mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta memberi kekuatan dan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Hari ini kita tidak hanya berdiri sebagai polisi atau pengemudi, tetapi sebagai saudara sebangsa. Doa ini adalah wujud kebersamaan kita. Semoga almarhum Affan Kurniawan mendapat tempat terbaik, dan semoga kita semua terus diberi kekuatan dalam menjaga persaudaraan serta persatuan bangsa,” ucap Kombes Pol. Rantau Isnur Eka dengan nada penuh haru.

Suasana doa bersama itu menghadirkan keheningan sarat makna. Ratusan ojol larut dalam kekhusyukan, bersatu dengan pasukan Brimob dan Polwan. Tak ada sekat profesi, tak ada jarak antara seragam cokelat dan jaket hijau: semua menyatu dalam simpul persaudaraan.

Kegiatan ini menegaskan wajah humanis Brimob: tidak hanya menjaga negara dengan senjata, tetapi juga menguatkan masyarakat dengan doa, empati, dan ketulusan hati.

“Persaudaraan sejati bukan diukur dari kesamaan profesi, melainkan dari kemampuan berbagi duka dan doa dengan tulus hati.”

“Kemanusiaan adalah senjata paling kuat; ia mampu meruntuhkan dinding perbedaan dan merajut persatuan.”

Dengan semangat “Brimob untuk Indonesia”, doa bersama ini menjadi pengingat bahwa persatuan bangsa lahir dari kebersamaan, saling menghormati, dan rasa kemanusiaan yang tak terbatas. (Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini