Medan, LINI NEWS – Ruang kerja Ketua DPRD Kota Medan kembali menjadi saksi pertemuan penting antara pemimpin legislatif kota dan generasi muda harapan bangsa. Kali ini, giliran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan periode 2025–2027 yang menyambangi Gedung Rakyat tersebut dalam sebuah audiensi penuh makna.
Audiensi yang berlangsung hangat dan konstruktif ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC GMNI Medan, Julpadli Simamora, didampingi jajaran pengurus inti: Sekretaris Felix Halawa, Bendahara Rafli, serta Wakil Ketua Agus Berkat, Kesia, dan Siti Zhara.
Kamis, (3 Juli 2025)
Di hadapan Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B, Ketua DPRD Medan yang dikenal ramah dan responsif terhadap aspirasi kaum muda, Julpadli menyampaikan bahwa kunjungan mereka bukan sekadar seremoni kelembagaan, tetapi sebagai wujud komitmen GMNI untuk membangun komunikasi produktif antara mahasiswa dan lembaga legislatif.
“Kami ingin menjalin sinergi yang sehat dan progresif, serta mendorong semangat kritis mahasiswa agar terlibat aktif dalam menyuarakan isu-isu kerakyatan. GMNI Medan percaya, perjuangan mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas atau di jalanan, tetapi juga harus menyentuh ruang-ruang kebijakan,” ujar Julpadli.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas pendekatan dialogis yang ditempuh mahasiswa, seraya menegaskan bahwa DPRD bukanlah menara gading, melainkan rumah aspirasi yang harus selalu terbuka.
“Silaturahmi dan diskusi seperti ini adalah energi yang membangun. Menyampaikan aspirasi tidak selalu harus dengan megafon dan spanduk. Ruang dialog jauh lebih efektif untuk merumuskan solusi. Kami di DPRD Medan membuka pintu seluas-luasnya bagi setiap anak muda yang peduli pada masa depan kota ini,” tegas Wong Chun Sen.
Ia juga menyampaikan harapannya agar GMNI terus memainkan peran sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial yang konstruktif di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Mahasiswa adalah alarm sosial. Ketika ada yang tidak beres, suara kalian adalah cahaya. Tapi suara itu; akan lebih kuat jika disuarakan dengan argumentasi, etika, dan semangat kebangsaan,” imbuhnya.
Audiensi ini diakhiri dengan harapan bersama bahwa& pertemuan perdana ini menjadi pintu awal sinergi berkelanjutan antara GMNI dan DPRD Kota Medan.
Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, belakangan ini semakin meneguhkan posisinya sebagai tokoh parlemen daerah yang responsif, humanis, dan berpandangan terbuka. Ia kerap menerima kunjungan dari berbagai elemen mahasiswa, ormas pemuda, hingga komunitas-komunitas sosial. Sikapnya yang menempatkan dialog di atas demonstrasi, dan keterbukaan di atas kekakuan birokrasi, telah menjadikannya figur publik yang dicintai, bukan hanya karena jabatan, tetapi karena kepekaan.
“Jabatan itu hanya sementara. Tapi mendengarkan rakyat adalah tugas yang abadi,” — Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B.(Nurlince Hutabarat)




