Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Sampaikan Pesan Kemanusiaan kepada Wartawan Terdampak Banjir: “Bantuan Ini Tak Seberapa, Tapi Kepedulian Tidak Boleh Surut”

0
30

Medan, LINI NEWS – Di tengah derita banjir yang melanda berbagai wilayah di Kota Medan, bukan hanya warga biasa yang tersapu bencana. Para wartawan—insan yang merangkai kata dan merajut informasi untuk publik—juga menjadi korban yang kehilangan barang-barang rumah tangga, kendaraan, serta kenyamanan hidup.

Para jurnalis Unit DPRD Medan pun tidak luput dari situasi sulit ini. Tinggal di kota besar seperti Medan dengan biaya hidup tinggi, bencana banjir memperparah tekanan ekonomi yang mereka hadapi.

Ketua DPRD Medan Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, turut merasa sependeritaan mau berbagi kasih menyalurkan bantuan sembako dan tali asih di kediamannya di Jalan Budi Pembangunan III, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Selasa (2/12/2025).

Wong: “Wartawan juga manusia yang bisa susah, bisa tenggelam, bisa bangkit.”

Wong, yang juga menjabat sebagai Ketua Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhis) Sumut, menyampaikan bahwa banjir besar yang melanda Medan akhir November lalu telah memukul banyak pihak, termasuk insan pers.

“Saat saya berkoordinasi dengan ketua wartawan, saya mendapat laporan banyak rumah wartawan terendam. Saya langsung meminta data mereka agar bisa terbantu. Semoga bantuan ini—meski tidak besar—dapat sedikit meringankan beban teman-teman jurnalis,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar wartawan berhati-hati saat bertugas di tengah cuaca ekstrem, terlebih BMKG telah memperingatkan potensi banjir rob di wilayah Medan Belawan pada 1–9 Desember.

Kisah Lapangan: Kesedihan yang Nyata

Wong menceritakan kondisi lapangan yang ia saksikan saat menyalurkan bantuan bersama TNI–Polri ke titik-titik banjir:

Jalan Brigjen Katamso

Kecamatan Medan Polonia

Daerah Medan Labuhan

“Melihat langsung kesedihannya, saya terenyuh. Banyak warga kehilangan harta, rumah, bahkan ada yang kehilangan nyawa. Pemerintah harus lebih sigap,” tegasnya.

Ia menekankan perlunya kesiapan logistik, perahu karet, dan alat keselamatan di kawasan rawan banjir.

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Beri Pesan Buat Wartawan:

(“Bantuan Tak Seberapa, Tapi Kepedulian Harus Besar”)

“Bantuan ini mungkin kecil, tapi niatnya sebesar cinta saya kepada insan pers.”

“Kadang yang sedikit itulah yang hadir tepat pada waktu dibutuhkan.”

“Wartawan bukan hanya menyaksikan bencana—mereka pun bisa menjadi korban.”

“Jurnalis kuat karena kata-katanya, tapi tetap manusia yang bisa terluka.”

“Di balik berita yang kita baca, ada hati yang ikut diterjang banjir.”

“Ketulusan tidak diukur dari jumlah bantuan, tetapi dari ketepatan kehadiran.”

“Banjir merendam rumah, tapi jangan sampai merendam solidaritas.”

“Saya memberi sedikit, tapi doa saya untuk para wartawan—tidak pernah sedikit.”

“Duka wartawan adalah duka demokrasi.”

“Kalimat-kalimat Anda menjaga kota ini; kini biarlah giliran kami menjaga Anda.”

“Bencana menyentuh semua, tapi kepedulian harus menyentuh lebih banyak lagi.”

“Berita Anda menyelamatkan publik; semoga bantuan ini menyelamatkan hari Anda.”

“Air banjir bisa surut, tetapi persahabatan tidak boleh surut.”

“Dalam setiap musibah, ada ruang bagi kemanusiaan untuk bersinar.”

“Wartawan sering mengangkat suara rakyat; hari ini saya angkat beban Anda.”

“Musibah menguji rumah kita, tetapi empati menguji hati kita.”

“Jangan hitung nilainya—hitung ketulusan yang saya titipkan di dalamnya.”

“Kecil bagi saya, tetapi saya berharap besar manfaatnya bagi Anda.”

“Di tengah banjir, mari jadikan kepedulian sebagai pelampung.”

“Pers yang kuat lahir dari manusia yang tetap dijaga kemanusiaannya.”

Ucapan Terima Kasih dari Wartawan

Para wartawan Unit DPRD Medan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian tersebut.

“Terima kasih Ketua, perhatian ini sangat berarti bagi kami. Semoga Ketua Wong diberikan kesehatan, umur panjang, dan kebahagiaan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar para jurnalis. Untuk Ketua DPRD Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B—dengan nuansa hormat, hangat, dan tetap elegan:

Air mengalir ke tepi telaga,
Perahu kecil menepi perlahan.
Bantuan Ketua tak seberapa,
Tapi ketulusannya sangat terasa di kedalaman.

Pohon pinang tumbuh berjajar,
Anginnya sejuk menyentuh taman.
Ketua Wong pemimpin bijaksana dan tegar,
Hadir untuk rakyat, hadir untuk jurnalis Medan.

Burung nuri terbang di awan,
Hinggap sebentar di pohon randu.
Untuk Ketua Wong kami mendoakan,
Sehat, panjang umur, dan selalu diberkahi Tuhan Yang Satu.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini