Ketua DPRD Medan: “Keamanan, Persatuan, Harapan, Perubahan, dan Keadilan untuk Belawan”

0
89

Medan, LINI NEWS – Rangkaian aksi tawuran yang terus berulang di Kecamatan Medan Belawan mendapat perhatian serius dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Pertemuan darurat digelar bersama DPRD Kota Medan dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota Medan, Senin (8/9/2025) malam.

Rapat yang fokus membahas penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Medan bagian utara tersebut dihadiri Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, Dandim 0201/Medan Kol. Inf M. Radhi Rusin, Plt Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, perwakilan Yonmarhanlan I Lettu Mar Fahmi Zakki Aceh, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, serta pimpinan perangkat daerah terkait.

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen

Dalam forum itu, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen memberikan pesan lima amanat penting yang disebutnya demi masa depan Belawan:

Keamanan
“Tanpa rasa aman, mustahil pembangunan berjalan.”

Persatuan
“Masyarakat Belawan harus berhenti terpecah, karena hanya dengan persatuan kita bisa kuat.”

Harapan
“Anak-anak muda Belawan berhak punya harapan, bukan ketakutan.”

Perubahan
“Tawuran tidak boleh jadi budaya. Harus ada perubahan cara pandang, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah.”

Keadilan
“Warga Belawan berhak merasakan keadilan sosial, pendidikan, dan lapangan kerja yang layak.”

Menurut Wong Chun Sen, lima pesan itu harus menjadi kompas bagi seluruh stakeholder dalam menata Belawan agar keluar dari lingkaran konflik sosial.

Rico Waas: Belawan Harus Bangkit

Wali Kota Medan, Rico Waas, juga menyampaikan keprihatinannya atas jatuhnya korban jiwa akibat tawuran yang berulang di Belawan. Ia menegaskan tekadnya agar pertemuan malam itu tidak berhenti pada wacana, tetapi menghasilkan langkah nyata.

“Saya tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Kita harus pecahkan masalah ini malam ini juga,” tegas Rico Waas.

Ia mengingatkan bahwa Belawan bukan sekadar daerah pinggiran, melainkan pintu masuk perekonomian Kota Medan. “Belawan adalah kawasan industri dan gerbang perdagangan. Jika terus dilanda konflik, maka seluruh Medan akan terdampak,” jelasnya.

Mencari Solusi Permanen

Pertemuan berlangsung dengan diskusi intensif. DPRD Medan bersama unsur Forkopimda memberikan masukan strategis mulai dari peningkatan pendidikan, pembinaan generasi muda, hingga perbaikan infrastruktur.

Rico Waas menambahkan bahwa keamanan Belawan bukan hanya soal menjaga nama baik kota, tetapi soal menghadirkan perlindungan bagi rakyat. “Saya ingin semua pihak punya frekuensi yang sama, yaitu memberikan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Harapannya, forum ini menjadi momentum lahirnya solusi permanen bagi Belawan—bukan sekadar penambal masalah, melainkan jalan perubahan yang berkelanjutan.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini