Medan, LINI NEWS – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, menerima kunjungan Pengurus Perbati Sumatera Utara di ruang kerjanya, Gedung DPRD Kota Medan, Senin (21/9).
Rombongan dipimpin Ketua Perbati Sumut Zainuddin Lubis, didampingi Sekretaris Benget Simorangkir, Bendahara Muhammad Edison Ginting, dan Ketua Harian Ramos Gultom.
Wong menyambut hangat kepengurusan baru Perbati Sumut dan berharap organisasi tersebut mampu kembali menghidupkan olahraga tinju sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Medan dan Sumatera Utara.
Selamat kepada seluruh pengurus Perbati Sumut. Kita berharap Perbati mampu membina dan melahirkan atlet-atlet tinju berprestasi untuk Sumatera Utara,” ujar Wong.
Menurut Wong, olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, berani dan sportif.
Sementara itu, Zainuddin Lubis mengatakan Perbati Sumut berkomitmen membangun kembali pembinaan tinju di Sumatera Utara.
Kepengurusan baru tersebut juga diperkuat sejumlah mantan petinju nasional dan internasional, di antaranya Benget Simorangkir, Samsul Anwar, Erwinsyah, Ucok Tanamal, Binsar, Timbul Hutagalung dan Martin Sihombing.
“Kami ingin membesarkan kembali olahraga tinju di Kota Medan dan Sumatera Utara. Karena itu, kami bersilaturahmi dengan Ketua DPRD Medan yang juga merupakan salah satu dewan pembina Perbati Sumut,” kata Zainuddin.
Wong menegaskan, pengalaman para mantan petinju dapat menjadi modal penting dalam membina atlet muda.
“Saya percaya di bawah kepemimpinan Zainuddin Lubis bersama seluruh jajaran dan dukungan para mantan petinju, Perbati Sumut dapat kembali menghidupkan kejayaan olahraga tinju di Kota Medan dan Sumatera Utara,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar pengurus menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Jaga kekompakan dan sportivitas. Kita ingin olahraga tinju kembali menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda,” pungkas Wong.
Pertemuan ditutup dengan penyerahan plakat dari Perbati Sumut kepada Wong Chun Sen sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungannya terhadap perkembangan olahraga tinju.
Wong menambahkan:
“Tinju bukan sekadar adu kekuatan, tetapi pembentukan karakter dan mental juang.”
“Atlet berprestasi lahir dari pembinaan yang konsisten.”
“Sportivitas adalah kehormatan seorang atlet.”
“Generasi muda membutuhkan ruang untuk berprestasi.”
“Kejayaan olahraga lahir dari organisasi yang solid.”
“Medali adalah hasil, tetapi perjuangan adadalah proses.”
“Bangkitkan tinju, bina generasi, harumkan Sumatera Utara.”
(Nurlince Hutabarat)




