Ketua DPRD Medan Beri Partisipasi Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada Wartawan Unit DPRD Medan

0
169

Medan, LINI NEWS – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, menunjukkan kepedulian dan semangat kebersamaan lintas profesi dengan memberikan partisipasi Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh wartawan Unit DPRD Medan yang beragama Kristen, di Jalan Budi Pembangunan III, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat. Senin (29/12/2025).

Penyerahan partisipasi tersebut berlangsung secara sederhana namun penuh kehangatan di kediaman Ketua DPRD Medan, diberikan berupa uang tunai, roti kaleng, dan sirup, sebagai simbol berbagi sukacita dan solidaritas di penghujung tahun.

Dalam suasana kekeluargaan, Wong Chun Sen menyampaikan bahwa Natal dan Tahun Baru bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan nilai kasih, persaudaraan, dan rasa saling menghargai.

Ketua DPRD Medan menuturkan:
“Natal adalah cahaya kecil yang mampu menghangatkan hati di tengah dinginnya dunia.”

“Berbagi bukan tentang besar kecilnya pemberian, tetapi tentang ketulusan yang mengalir di dalamnya.”

“Wartawan adalah cermin demokrasi; jika cermin itu jernih, maka wajah kebenaran akan tampak utuh.”

“Tahun Baru adalah lembaran putih, dan kebajikan adalah tinta terbaik untuk menuliskannya.”

“Kasih yang dibagikan hari ini akan tumbuh menjadi harapan di masa depan.”

“Perbedaan keyakinan bukan tembok pemisah, melainkan jembatan untuk saling memahami.”

“Persaudaraan sejati lahir saat kita saling menguatkan tanpa diminta.”

“Media dan wakil rakyat ibarat dua sayap burung, hanya dengan keduanya demokrasi dapat terbang.”

“Natal mengajarkan kita merendahkan hati, Tahun Baru mengajarkan kita menegakkan harapan.”

“Kebaikan yang sederhana sering kali memiliki gema paling panjang dalam kehidupan.”

Ia menegaskan bahwa partisipasi tersebut merupakan ungkapan penghargaan atas peran wartawan yang selama ini menjadi mitra strategis DPRD dalam menyampaikan informasi kepada publik secara objektif dan berimbang.

“Saya berharap kebersamaan kecil ini menjadi penguat tali silaturahmi, serta membawa damai dan sukacita bagi rekan-rekan wartawan dan keluarga,” ujar Wong Chun Sen.

Apresiasi Wartawan di Hari Natal dan jelang Tahun Baru

Sementara itu, Wartawan LINI NEWS.COM, Nurlince Hutabarat, S.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Ketua DPRD Medan tersebut.

Ia mengekspresikan rasa terima kasihnya bernuansa Natal dan Tahun Baru, yang dibacakan dengan penuh kehangatan dan makna.

Sukacita Natal sebagai terang iman

Harapan Tahun Baru yang penuh doa
Persaudaraan antara insan pers dan wakil rakyat.
Makna berbagi di tengah kesederhanaan.
Damai yang lahir dari ketulusan.

Kerja jurnalistik
sebagai panggilan nurani,
Harapan agar Medan
semakin rukun dan berkeadilan

“Kami memaknai partisipasi ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi sebagai simbol penghargaan dan kemanusiaan.
Semoga kebaikan ini menjadi berkat bagi semua,” ungkap Nurlince. juga dalam pantunnya.

  1. Pantun Natal – Cahaya Kasih

Pergi ke taman memetik melati,
Melati putih harum baunya.
Natal datang membawa kasih sejati,
Menerangi hati umat manusia.

  1. Pantun Berbagi

Pagi hari menjemur kain,
Kain putih dijemur di halaman.
Budi yang ikhlas tak dapat dinilai,
Kecil di tangan besar maknanya kawan.

  1. Pantun Persaudaraan

Ke hilir sungai membawa perahu,
Perahu kecil berdayung dua.
Persaudaraan terjalin kukuh dan padu,
Walau berbeda tetap bersua.

  1. Pantun Kepemimpinan

Pohon jati tumbuh di lereng,
Akarnya kuat menahan badai.
Pemimpin arif berhati bening,
Mengayomi umat dengan damai.

  1. Pantun Apresiasi

Pagi cerah burung bernyanyi,
Hinggap sejenak di dahan cemara.
Terima kasih kami haturkan ini,
Atas perhatian penuh makna dan rasa.

  1. Pantun Tahun Baru

Fajar menyingsing di awal tahun,
Embun jatuh membasuh bumi.
Tahun baru kita rajut tekun,
Dengan niat baik dan hati suci.

  1. Pantun Doa dan Harapan

Menanam padi di tanah subur,
Disiram hujan tumbuhlah rata.
Semoga Medan aman dan makmur,
Damai sejahtera sepanjang masa

Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama dan suasana kekeluargaan, menandai bahwa Natal dan Tahun Baru adalah ruang untuk merawat kebersamaan, memperkuat empati, serta meneguhkan nilai kemanusiaan di tengah keberagaman Kota Medan.
(Salomo Simorangkir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini