Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra Bergerak Cepat: Dalam Hitungan Jam, Pelaku Pembakaran Rumah Ditangkap!

0
50

Simalungun, LINI NEWS – Dalam semangat “Cepat, Tanggap, dan Berkeadilan”, Kapolsek Tanah Jawa Polres Simalungun, Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., menunjukkan kepemimpinan responsif dan tegas.
Hanya dalam hitungan jam setelah kejadian pembakaran dua rumah di Huta VIII Bagot Puloan, Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, tim yang dipimpinnya berhasil mengamankan pelaku di tengah hujan malam.

Aksi Cepat di Tengah Malam dan Hujan

Kapolsek Tanah Jawa menjelaskan bahwa insiden tragis ini terjadi pada Jumat malam, 17 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.
Tak menunggu lama, begitu laporan diterima Sabtu dini hari pukul 02.00 WIB, Kompol Asmon langsung menggerakkan tim untuk mengamankan TKP.

“Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak. Tidak ada waktu menunggu, karena kecepatan adalah bagian dari keadilan,” tegas Kompol Asmon Bufitra.

Hujan deras tidak menghentikan langkah Kapolsek dan timnya.
“Pada pukul 21.30 WIB, kami sudah berada di lokasi untuk mengamankan barang bukti dan mengendalikan situasi agar tidak ada bukti yang hilang,” ungkapnya.

Motif Sakit Hati, Rumah Orang Tua Jadi Korban

Dari hasil penyelidikan, pelaku bernama Jumadi Sirait (33), warga setempat yang nekat membakar rumah ayah kandungnya sendiri, Sairo Sirait (60), akibat sakit hati terhadap perkataan orang tuanya kepada sang cucu.

“Motifnya murni emosional. Pelaku merasa tersinggung dan melampiaskan dendam dengan cara destruktif — membakar rumah orang tua sendiri,” jelas Kapolsek.

Kobaran api melalap tidak hanya rumah Sairo Sirait, tetapi juga menyambar rumah tetangga, milik Lentina Br. Togatorop (62).
Dua rumah semi permanen hangus rata dengan tanah, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.

Investigasi Teliti dan Tim Solid

Kompol Asmon memimpin langsung proses penyelidikan bersama personel terbaiknya: IPDA Dommes Marbun (Panit Reskrim), AIPTU R.H. Sianturi (Bhabinkamtibmas), AIPTU Ebenezer Panjaitan, dan Bripka H. Siahaan.

Mereka bekerja cepat — mulai dari pengamanan TKP, pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi-saksi seperti Superdi Sitorus dan Marleni Sirait.

“Kami bekerja profesional dan teliti. Setiap detik penting, karena keadilan harus lahir dari ketepatan dan kecepatan,” ujar Kapolsek menegaskan.

Tidak Ada yang Kebal Hukum

Dalam keterangannya, Kompol Asmon Bufitra menegaskan komitmen Polsek Tanah Jawa untuk menjaga supremasi hukum tanpa pandang bulu.

“Tidak ada yang kebal hukum di negeri ini. Siapa pun yang melanggar, akan kami proses sesuai undang-undang. Hukum adalah pelindung, bukan pilihan,” ujarnya dengan tegas.

Kini pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif, sebelum dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya.

Pesan Kemanusiaan dan Kepemimpinan Tegas

Meski keras dalam penegakan hukum, Kapolsek Asmon juga menyelipkan pesan moral kepada masyarakat agar tidak menyalakan api emosi dalam keluarga.

“Mari jaga keharmonisan rumah tangga. Jangan biarkan amarah sesaat menghancurkan kehidupan. Setiap keluarga bisa menjadi benteng perdamaian jika hati dijaga dengan sabar,” ujarnya.

Pelapor Hotmaria Nainggolan (60) turut mengapresiasi kecepatan dan ketegasan Polsek Tanah Jawa.

“Kami sangat bersyukur, polisi tanggap luar biasa. Dalam waktu singkat, pelaku ditangkap,” ucapnya terharu.

🌿 Pesan Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra:

“Kecepatan adalah bagian dari keadilan.”

“Hukum harus hadir di saat masyarakat paling membutuhkan, bukan setelah semuanya hangus.”

“Setiap detik penting bagi korban — itulah mengapa polisi harus bergerak sebelum matahari terbit.”

“Keadilan tanpa kemanusiaan adalah kekerasan baru dalam wujud lain.”

“Api yang membakar rumah bisa dipadamkan, tetapi api amarah hanya bisa dipadamkan dengan kesabaran.”

“Kekuatan polisi bukan pada senjata, tapi pada kecepatan, kejujuran, dan empati.”

“Menegakkan hukum bukan sekadar menindak, tapi memulihkan rasa aman dalam hati masyarakat.”

Kasus pembakaran rumah di Tanah Jawa menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya pengendalian emosi dan peran cepat aparat dalam menjaga ketertiban.
Di balik tindakan tegas Polsek Tanah Jawa, terpancar nilai humanisme, profesionalitas, dan ketulusan pelayanan.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini