Kapolsek Patumbak 10 Bulan Mengabdi, Sambut Hangat Pemred NagaPos.com Penuh Keakraban

0
186

Patumbak, LINI NEWS – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak di Mapolsek Patumbak saat Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora yang telah bertugas selama sepuluh bulan terakhir menyambut kunjungan Pemimpin Redaksi NagaPos.com Wilfried Hutabarat SE didampingi Saudaranya Wartawan Nurlince Hutabarat S.Pd juga sebagai Pimpinan Umum Lini News.com.

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara kepolisian dan insan pers dalam menjaga stabilitas keamanan dan keterbukaan informasi publik.

Selama sepuluh bulan mengemban amanah sebagai Kapolsek, ia dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta awak media. Pendekatan humanis dan respons cepat terhadap laporan warga menjadi warna kepemimpinannya di wilayah hukum Patumbak.

Kunjungan Pemred NagaPos.com dan Pimpinan Umum Lini News.Com disambut hangat di ruang kerja Kapolsek.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya berdiskusi tentang pentingnya peran pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang berimbang, edukatif, dan mencerahkan masyarakat.

Kapolsek menegaskan bahwa pers bukan sekadar peliput peristiwa, tetapi juga jembatan nurani publik. Ia menyampaikan bahwa transparansi dan kolaborasi adalah kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya dengan penuh semangat.

Pertemuan itu ditutup dengan komitmen memperkuat koordinasi dan membuka ruang komunikasi yang sehat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Patumbak.

Kompol D Simamora berkata sebagai Kapolsek Patumbak selalu,

“Mengayomi bukan sekadar tugas, tetapi panggilan jiwa.”

“Hukum harus hadir dengan hati, bukan sekadar pasal.”

“Kepercayaan publik dibangun dengan kerja nyata, bukan janji.”

“Pers adalah mitra strategis dalam menjaga kebenaran.”

“Keamanan tercipta ketika aparat dan rakyat berjalan seiring.”

“Setiap laporan warga adalah amanah yang harus dituntaskan.”

“Keadilan tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas.”
“Pelayanan terbaik adalah ketika masyarakat merasa dilindungi.”

“Sinergi adalah kekuatan, bukan sekadar slogan.”

“Sepuluh bulan adalah awal pengabdian, bukan akhir perjuangan.”

Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, Kapolsek Patumbak menunjukkan bahwa kepemimpinan yang humanis dan komunikatif menjadi fondasi penting dalam membangun keamanan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Di setiap persoalan, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperkuat pelayanan,” tuturnya tenang.

Ia menyadari, memimpin di wilayah dengan karakter masyarakat yang beragam membutuhkan kesabaran, komunikasi, dan ketegasan yang proporsional.

Ada persoalan kriminalitas, ada gesekan sosial, ada pula ekspektasi publik yang terus meningkat terhadap kinerja kepolisian.

Namun ia memilih menjawabnya dengan pendekatan humanis.
Baginya, hukum memang harus ditegakkan.

Tetapi di balik penegakan itu, ada sisi kemanusiaan yang tak boleh diabaikan. Ia percaya, keamanan tidak hanya lahir dari patroli dan tindakan represif, melainkan dari hubungan yang terbangun antara polisi dan warga.

Pertemuan dengan Pemred NagaPos.com dan Lini News.Com pun menjadi refleksi penting.

Diskusi mengalir tentang peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang berimbang dan mencerahkan. Kapolsek menegaskan bahwa transparansi adalah komitmen, bukan sekadar slogan.

“Kritik dari media adalah pengingat agar kami tidak lengah,” ujar Kompol Daulat

Meski tantangan dalam berbagai persoalan kerap datang silih berganti, ia menegaskan komitmennya untuk tetap berdiri bersama masyarakat.

Sepuluh bulan adalah fase penguatan fondasi—membangun kepercayaan, memperbaiki pelayanan, dan menjaga stabilitas wilayah Patumbak agar tetap kondusif.
Silaturahmi itu berakhir dengan optimisme. Bahwa di tengah tantangan, kolaborasi adalah jawaban.

Dan kehangatan komunikasi adalah kekuatan, Kata Kapolsek Patumbak

“Tantangan bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dihadapi dengan kebijaksanaan.”

“Mengabdi adalah tentang keteguhan hati dalam setiap ujian.”

“Kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus dijaga dengan integritas.”

“Hukum harus tegas, namun tetap berlandaskan nurani.”
“Pers adalah mitra strategis dalam menjaga cahaya kebenaran.”

“Di balik setiap persoalan, ada ruang untuk memperbaiki pelayanan.”

“Keamanan lahir dari sinergi, bukan dari kerja sendiri.”
“Kritik adalah energi untuk berbenah.”

“Sepuluh bulan adalah perjalanan membangun fondasi kepercayaan.”

“Dalam setiap tantangan, pengabdian harus tetap menjadi kompas.”

Di Patumbak, pengabdian itu terus berjalan—tenang, tegas, dan tetap manusiawi meski tantangan dalam berbagai persoalan datang silih berganti.
(Faysal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini