Kapolri Jenderal Listyo Minta Masyarakat Manfaatkan WFA Bila Kepadatan Lalu-lintas di Berbagai Jalur Utama Saat Balik Lebaran 2026

0
159

Jakarta, LINI NEWS – Mengantisipasi lonjakan arus balik pasca Lebaran 2026, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai kepadatan lalu lintas di berbagai jalur utama.

Imbauan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menghindari penumpukan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang, terutama di jalur tol Trans Jawa dan lintas Sumatera.

Kapolri menegaskan bahwa arus balik selalu menjadi fase krusial dalam rangkaian mudik Lebaran.

Jika tidak diantisipasi dengan baik, kepadatan ekstrem dapat terjadi dalam waktu bersamaan.

Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama.

“WFA bukan sekadar fleksibilitas kerja, tetapi solusi nyata mengurai kepadatan arus balik,” tegas Kapolri dalam keterangannya.

Strategi Penguraian Arus Balik
Pemerintah bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia

Telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

Penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way, contraflow, dan sistem ganjil-genap

Optimalisasi pos pengamanan dan pelayanan di titik rawan kemacetan

Penggunaan teknologi pemantauan berbasis CCTV dan traffic counting

Koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk memilih waktu kembali yang tidak bersamaan dengan puncak arus balik.

WFA sebagai Solusi Humanis

Kebijakan WFA dinilai mampu memberikan ruang gerak bagi masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan.

Dengan tidak terikat jadwal masuk kerja secara serentak, potensi kepadatan dapat ditekan secara signifikan.

Pengamat transportasi menyebutkan bahwa pendekatan ini merupakan langkah humanis yang tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga memperhatikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Arus Balik Lebaran 2026 Kata Kapolri Jenderal Listyo:

“Bijak memilih waktu pulang adalah kunci selamat sampai tujuan.”

“Jalan raya bukan arena cepat, melainkan ruang berbagi keselamatan.”

“Kesabaran di perjalanan adalah bentuk cinta pada keluarga yang menunggu di rumah.”

“Arus balik bukan sekadar perjalanan, tetapi ujian kesadaran berlalu lintas.”

“WFA adalah jembatan antara tanggung jawab kerja dan keselamatan jiwa.”

“Lebaran mengajarkan pulang dengan hati, bukan tergesa di jalan.”

“Selamat sampai tujuan adalah kemenangan terbesar dari setiap perjalanan.”

Harapan dan Penegasan
Kapolri berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan arus balik yang aman, tertib, dan lancar.

Kesadaran kolektif menjadi faktor utama dalam menekan angka kecelakaan serta menghindari kemacetan parah.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, arus balik Lebaran 2026 diharapkan dapat berlangsung lebih terkendali dan manusiawi, tanpa mengurangi makna kebersamaan yang menjadi inti dari Perayaan Idul Fitri.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini