Sibolangit, LINI NEWS – Integritas, Profesionalisme, Keberanian, Etika, Dedikasi, Moralitas, Keteladanan, Tanggung Jawab, Nasionalisme, Pengabdian”
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Bidang Hukum (Bidkum) kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membina dan memperkuat kapasitas para calon penegak hukum. Komitmen ini tampak jelas saat Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Cabang Medan yang digelar di Sibolangit. Sabtu, (15/11/2025)
Dukungan Langsung Kapolda: Menguatkan Karakter Calon Penegak Hukum
Kegiatan ini diikuti sekitar 150 mahasiswa hukum dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara. Kapolda Sumut memastikan kehadiran Polda bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai bentuk pendidikan karakter sejak dini bagi mahasiswa hukum—mereka yang kelak akan mengisi ruang-ruang penting dalam sistem peradilan.
Kapolda menegaskan pentingnya integritas, moralitas, dan profesionalisme sebagai tiang utama dalam setiap langkah akademik maupun praktik hukum ke depan.

Pemaparan Bidkum Polda Sumut: Fungsi, Peran, dan Tanggung Jawab Polri
Dalam sesi pembekalan resmi, Kompol Moy Rinda Sinaga, S.H., mewakili Bidkum Polda Sumut, menyampaikan materi penting seputar:
fungsi dan peran Polri sebagai aparat penegak hukum,
kewenangan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,
peran Polri sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat,
pentingnya profesionalisme dan sikap responsif terhadap dinamika hukum.
Dengan paparan yang lugas, mahasiswa diberi gambaran komprehensif mengenai tugas-tugas Polri yang kerap menjadi objek kajian akademik di dunia hukum.
Penekanan Integritas: Fondasi Calon Pemimpin dan Penegak Hukum
Dalam penyampaian materinya, Kompol Moy Rinda tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga menanamkan nilai yang menjadi inti profesi penegak hukum: INTEGRITAS.
“Mahasiswa hukum adalah calon pemimpin dan calon penegak hukum masa depan. Integritas, profesionalisme, serta keberanian mengambil keputusan yang benar harus menjadi pegangan,” tegasnya.
Pesan ini menjadi gema utama dalam kegiatan MAPERCA, menggugah mahasiswa untuk menyiapkan diri sebagai generasi yang mampu menegakkan hukum tanpa kompromi.
Peserta dari Beragam Universitas Prestisius
Kegiatan MAPERCA diikuti mahasiswa dari universitas-universitas ternama di Sumatera Utara, seperti:
Universitas Sumatera Utara (USU)
Universitas HKBP Nommensen
Universitas Prima Indonesia
Quality University
UIN Sumatera Utara
Universitas Darma Agung
Universitas Panca Budi
Universitas Katolik St. Thomas
Universitas Medan Area
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
dan sejumlah kampus lainnya.
Keragaman asal kampus menunjukkan luasnya jangkauan PERMAHI dan besarnya minat generasi muda terhadap isu-isu hukum.
- Polda Sumut Hadir untuk Membangun Generasi Muda yang Berdaya
Partisipasi aktif Polda Sumut menegaskan komitmen institusi dalam membentuk SDM hukum yang:
berwawasan kebangsaan,
cinta tanah air,
memiliki dedikasi tinggi terhadap masyarakat,
serta mampu menjaga marwah penegakan hukum Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi Polri–akademisi.
Suasana Kegiatan: Antusias, Interaktif, dan Edukatif
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh antusiasme. Dialog interaktif antara mahasiswa dan pemateri menunjukkan semangat kritis sekaligus kehausan akan pengetahuan hukum praktis di lapangan.
Kegiatan ini juga memperkuat jejaring antara mahasiswa hukum dan aparat penegak hukum sebagai bagian dari pembentukan ekosistem hukum yang sehat dan progresif.
Harapan Kapolda Sumut: Lahirkan Penegak Hukum Berjiwa Nasionalis
Melalui kegiatan ini, Kapolda Sumut berharap MAPERCA PERMAHI dapat menjadi kawah candradimuka yang melahirkan:
kader hukum yang berintegritas,
profesional dan beretika,
berjiwa nasionalis,
serta memiliki keberanian moral dalam menjaga keadilan.
(Nurlince Hutabarat)




