Medan, LINI NEWS – Whisnu Hermawan Februanto, Kapolda Sumatera Utara, menghadiri kegiatan launching serentak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang dipusatkan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Kegiatan nasional ini menjadi simbol kuat sinergi kepolisian dalam mendukung agenda strategis pemerintah di bidang ketahanan gizi masyarakat.
Dukungan Langsung Pimpinan Polri
Acara launching tersebut turut dihadiri oleh Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran pejabat utama kepolisian.
Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari agenda groundbreaking pembangunan fasilitas SPPG di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam pemaparannya, Kapolri menjelaskan perkembangan pembangunan SPPG secara nasional sebagai bentuk nyata kontribusi institusi kepolisian dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Capaian Pembangunan SPPG Nasional
Saat ini, secara nasional telah tercatat:
1.179 unit SPPG di seluruh Indonesia
411 unit sudah beroperasi
162 unit dalam tahap persiapan operasional
499 unit masih dalam proses pembangunan
107 unit memasuki tahap groundbreaking
Program ini menjadi bagian dari dukungan konkret terhadap visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada penguatan ketahanan gizi dan kesejahteraan rakyat.
Kapolri menegaskan bahwa pembangunan SPPG bukan sekadar proyek fisik, melainkan sebuah langkah strategis dalam mengawal agenda kemanusiaan pemerintah.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Apabila seluruh fasilitas SPPG telah beroperasi penuh, program ini diproyeksikan mampu memberikan manfaat bagi sekitar 2.947.500 masyarakat serta membuka peluang kerja bagi kurang lebih 58.950 tenaga kerja di berbagai daerah.
Hal ini menunjukkan bahwa SPPG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja baru.

Komitmen Polda Sumut
Kehadiran Kapolda Sumatera Utara dalam acara tersebut menegaskan komitmen Polda Sumatera Utara untuk mendukung penuh kebijakan nasional, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di wilayah Sumatera Utara.
Bagi masyarakat, langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting menuju pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya menyehatkan generasi, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi rakyat.
“Gizi yang kuat melahirkan generasi yang hebat.”
“Pelayanan terbaik adalah ketika negara hadir hingga ke meja makan rakyatnya.”
“Ketahanan bangsa berawal dari kesehatan masyarakatnya.”
“Pembangunan sejati adalah yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.”
“Kerja bersama menjadikan kepedulian sebagai kekuatan.”
“Melayani bukan sekadar tugas, tetapi panggilan nurani.”
“Kesejahteraan tumbuh ketika kepedulian dijadikan kebijakan.”
(Nurlince Hutabarat)




