Kapolda Sumut di Sergai: Komitmen Layanan Gizi, Profesionalisme, dan “Zero Accident” dalam Program MBG

0
19

Serdang Bedagai, LINI NEWS – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., meresmikan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Serdang Bedagai, yang berlokasi di Sei Rampah dan Sei Bamban, Kamis (13/11/2025). Peresmian ini menjadi langkah strategis Polri dalam mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG)—program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia.

Acara berlangsung di Mapolres Serdang Bedagai dan turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Pejabat Utama Polda Sumut, Bupati Serdang Bedagai, Dandim 0204/DS, Ketua DPRD, Kapolres Serdang Bedagai, serta seluruh jajaran Polres Sergai.

Kolaborasi Pemerintah–Polri: Pondasi Pelayanan Gizi yang Kuat

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sergai, Forkopimda, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama hingga pembangunan fasilitas gizi ini dapat terlaksana dengan baik.

“Program MBG adalah komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak bangsa mendapatkan makanan yang aman, bergizi, dan layak konsumsi,” tegas Kapolda, menekankan bahwa kualitas SDM merupakan fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.

Enam SPPG Dibangun: Dua Diresmikan, Empat Lainnya Segera Menyusul

Kapolda menjelaskan bahwa Polres Serdang Bedagai telah membangun enam unit SPPG sebagai komitmen memperluas akses pelayanan gizi. Dari enam itu:

SPPG Serdang Bedagai 1 – luas 360 m² (diresmikan)

SPPG Serdang Bedagai 2 – luas 514 m² (diresmikan)

SPPG Serbajadi – progres 90%

SPPG Dolok Masihul – tahap persiapan

SPPG Kotarih – tahap persiapan

SPPG Pantai Cermin – tahap persiapan

Kedua SPPG yang diresmikan diproyeksikan melayani 47 sekolah dengan total 5.054 siswa penerima MBG.

Menjaga Keamanan Pangan: Zero Accident Adalah Harga Mati

Kapolda menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri wajib menjaga kepercayaan publik melalui tata kelola SPPG yang aman, profesional, dan tanpa celah risiko.

“Tidak boleh ada keracunan, kesalahan distribusi, atau kelalaian sekecil apa pun,” tegasnya.

Ia menyebut bahwa hingga hari ini, SPPG Polri tidak memiliki riwayat kasus keracunan MBG (zero accident) dan komitmen ini harus tetap dijaga.

Pengawasan ketat, menurut Kapolda, harus dilakukan sejak:

pengadaan bahan baku,

proses pengolahan,

penyimpanan,

distribusi ke sekolah,

hingga pelaksanaan uji cepat pangan (food test) sebelum konsumsi siswa.

SPPG sebagai Wujud Pengabdian Sosial Polri

Selain mendukung visi Presiden RI dan Asta Cita Presiden Prabowo, Kapolda menekankan bahwa keberadaan SPPG adalah bukti bahwa Polri tidak hanya bekerja dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Polri hadir untuk memberi harapan dan menghadirkan kebaikan,” ungkapnya.

Kapolda mengajak seluruh personel merawat fasilitas SPPG sebagai bagian dari pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kapolda Sumut:

Berdasarkan amanah dan pesan-pesan strategisnya, berikut 7 mutiara kata Irjen Pol Whisnu Hermawan yang menjadi penegasan arah kebijakan Polri di Sergai:

“Setiap anak bangsa berhak atas makanan yang aman dan bergizi.”

“Zero accident adalah komitmen—tidak boleh ada kelalaian sekecil apa pun.”

“SPPG adalah wujud hadirnya negara melalui Polri, memberi manfaat langsung bagi rakyat.”

“Mutu gizi hari ini menentukan kualitas SDM Indonesia di masa depan.”

“Pengawasan harus ketat dari dapur hingga ke tangan penerima.”

“Polri tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menghadirkan kebaikan.”

“Mari rawat fasilitas ini sebagai bagian dari pengabdian terbaik kepada masyarakat.”

Pondasi SDM Unggul Dimulai dari Asupan Bergizi

Peresmian dua SPPG di Sergai ini menegaskan komitmen kuat Polda Sumut dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif sejak dini, sekaligus memastikan Program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, dan aman bagi seluruh siswa penerima manfaat.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini