Jakarta, LINI NEWS – Usia senja sering kali dianggap sebagai fase menurunnya produktivitas dan kebugaran.
Namun anggapan tersebut dipatahkan oleh tokoh perlindungan anak Indonesia, Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto.
Menjelang usia ke-75 tahun pada Agustus mendatang, Kak Seto mengaku masih memiliki semangat dan energi seperti pria berusia jauh lebih muda.
Meski telah memasuki usia kepala tujuh, ia tetap aktif menjalani aktivitas fisik dan menjaga kualitas hidup secara menyeluruh.
Dalam wawancara di Jakarta, Kak Seto membagikan rahasia hidup sehat dan bahagianya melalui konsep sederhana yang ia sebut
FRASA – KATA GEMBIRA
Konsep ini menjadi panduan hidup yang mencakup keseimbangan fisik, mental, emosional, dan sosial.
- G — Gerak: Jangan Mager (malas gerak) Tubuh Harus Aktif
Menurut Kak Seto, aktivitas fisik menjadi fondasi utama menjaga kesehatan di usia lanjut.
Ia mengaku rutin berlari sejauh 3 kilometer setiap pagi dan membiasakan diri untuk tidak terlalu lama duduk.
Baginya, tubuh yang terus bergerak akan menjaga kebugaran, memperkuat daya tahan, serta membuat pikiran tetap segar.
Pesan Kak Seto:
“Jangan menunggu seminggu sekali untuk olahraga. Bergeraklah setiap hari sesuai kemampuan tubuh.”
- E — Emosi Cerdas: Menjaga Hati Agar Tubuh Tetap Sehat
Kesehatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga kemampuan mengelola emosi.
Kak Seto menekankan pentingnya menjaga suasana hati tetap positif dan tidak membiarkan kemarahan menguasai diri.
Menurutnya, emosi yang terkontrol membantu menjaga ketenangan, kenyamanan psikologis, dan kesehatan secara keseluruhan.
Ia juga mengajak agar komunikasi dilakukan dengan pendekatan yang hangat dan penuh kasih.
- M — Makan dan Minum Teratur
Asupan makanan dan cairan menjadi kebutuhan penting bagi lansia.
Kak Seto menyarankan untuk:
Minum air putih sekitar 2 liter per hari
Mengonsumsi makanan bergizi dan berkualitas
Menjaga pola makan secara teratur
Pola makan yang baik diyakini membantu tubuh tetap kuat dan mengurangi risiko gangguan kesehatan.
- B — Bersyukur: Kunci Hidup Bahagia
Rasa syukur menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jiwa.
Kak Seto meyakini bahwa orang yang bersyukur akan lebih mudah menikmati hidup, lebih tenang, dan memiliki energi positif.
Ia juga menekankan pentingnya kedekatan keluarga sebagai sumber kebahagiaan.
- I — Istirahat Cukup
Istirahat yang berkualitas memberi kesempatan tubuh untuk memulihkan energi.
Bagi lansia, tidur dan waktu relaksasi yang cukup menjadi bagian penting untuk menjaga kebugaran dan kesehatan.
- R — Rukun dengan Keluarga
Hubungan harmonis bersama pasangan, anak, dan cucu menjadi salah satu sumber kekuatan hidup.
Kak Seto mengajak agar keluarga tetap menjaga komunikasi penuh kasih, saling menghargai, dan menunjukkan perhatian setiap hari.
- A — Aktif Berkarya
Usia bukan alasan untuk berhenti berkarya.
Kak Seto mendorong lansia tetap menghasilkan sesuatu yang bermakna—baik melalui menulis, memasak, membuat lagu, puisi, berbagi pengalaman, maupun aktivitas kreatif lainnya.
Menurutnya, berkarya dapat meningkatkan rasa percaya diri dan menjaga semangat hidup.
Tujuh Kunci GEMBIRA Ala Kak Seto:
✅ Gerak
✅ Emosi Cerdas
✅ Makan & Minum Teratur
✅ Bersyukur
✅ Istirahat Cukup
✅ Rukun dengan Keluarga
✅ Aktif Berkarya
Pesan Inspiratif dari Semangat Hidup Kak Seto
Usia boleh bertambah, tetapi semangat hidup tidak boleh berkurang.
Tubuh yang bergerak adalah investasi kesehatan di masa depan.
Kebahagiaan dimulai dari rasa syukur yang sederhana.
Lansia yang aktif adalah bukti bahwa usia bukan batas berkarya.
Emosi yang terjaga membuat hati lebih damai dan tubuh lebih sehat.
Keluarga yang rukun adalah sumber energi kehidupan.
Istirahat yang cukup adalah bentuk menghargai tubuh sendiri.
Hidup sehat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.
Tetap berkarya membuat hidup terasa lebih bermakna.
Rahasia awet semangat adalah tetap bergerak, bersyukur, dan berbagi kasih.
Menjelang usia 75 tahun, Kak Seto menunjukkan bahwa masa lansia bukan akhir dari produktivitas. Dengan hati nurani menjalani prinsip GEMBIRA, ia memberi pesan bahwa hidup sehat dan bahagia dapat diraih melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
(Nurlince Hutabarat)




