Kadis Kominfo Medan Apresiasi Lomba Feature & Essay Polrestabes Medan Guna Membangun Ruang Narasi Publik yang Bermartabat

0
100

Medan, LIN NEWS – Upaya memperkuat kebersamaan melalui kekuatan tulisan mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Medan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Arrahmaan Pane, menyampaikan penghargaan mendalam kepada Polrestabes Medan atas penyelenggaraan Lomba Karya Tulis Feature & Essay yang digelar di Aula Patriatama, Jalan M. Said, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (6/12/2025).

Mewakili Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Arrahmaan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah langkah strategis membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat, terbuka, dan humanis.

Narasi sebagai Kekuatan: Data Menjadi Pesan, Cerita Menjadi Arahan

Dalam sambutannya, Arrahmaan Pane menekankan bahwa era digital telah menjadikan narasi sebagai instrumen paling kuat dalam mempengaruhi cara pandang masyarakat. Menurutnya, fakta kini tidak hanya disajikan sebagai data, tetapi dirangkai menjadi cerita yang mampu menggugah kesadaran publik.

“Fakta bisa menjadi cerita, data dapat berubah menjadi pesan, dan pengalaman masyarakat bisa melahirkan refleksi berharga yang mendorong kebijakan publik,” ujar Arrahmaan.

Ia menambahkan bahwa Kota Medan sendiri adalah ruang narasi besar: kota yang kaya keberagaman, menghadapi tantangan, serta terus berjuang menuju wajah yang lebih maju dan humanis. Melalui tulisan—baik feature maupun essay—setiap pengalaman dan identitas kota dapat didokumentasikan, direfleksikan, dan diperbaiki bersama.

Komitmen Polrestabes Medan: Humanis, Komunikatif, dan Partisipatif

Menurut Arrahmaan, penyelenggaraan lomba ini adalah bukti bahwa Polrestabes Medan tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun keterbukaan, kebersamaan, dan partisipasi dengan masyarakat. Lomba ini menjadi ruang bagi gagasan-gagasan segar, kritis, dan konstruktif yang dapat memperkuat hubungan antara polisi dan warga.

“Saya berharap lomba ini melahirkan penulis muda tangguh, berkarakter, dan memberi warna positif bagi Kota Medan,” tegasnya.

Polrestabes Medan Ingin Buka Ruang Dialog Publik

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn, melalui Kasat Intelkam Kompol Lenglap Suherman Siregar, menegaskan dalam sambutannya bahwa Kota Medan adalah rumah bersama. Karena itu, menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat negara.

“Keamanan kota membutuhkan peran aktif masyarakat, termasuk insan pers,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa lomba karya tulis ini menjadi wadah dialog kritis mengenai isu-isu aktual yang meresahkan publik, seperti narkoba, tawuran, begal, rayap besi, hingga kriminalitas yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Melalui tulisan, Polrestabes Medan berharap muncul perspektif baru, kritik sehat, serta rekomendasi bermanfaat bagi perbaikan kebijakan keamanan kota.

Narasi yang jujur adalah jembatan antara masyarakat dan kebijakan.

Tulisan yang baik tidak hanya dibaca, tetapi menggerakkan hati dan pikiran.

Kota yang maju adalah kota yang mau mendengar suara warganya.

Keamanan lahir dari sinergi, bukan dari satu pihak yang bekerja sendiri.

Ketika kata ditulis dengan niat baik, ia menjadi cahaya perubahan.

Pers adalah denyut nadi kesadaran publik; tulisannya membangun peradaban.

Kritik yang sehat adalah vitamin bagi sebuah kota yang ingin tumbuh.

Kolaborasi adalah bahasa paling kuat dalam membangun kebersamaan.

Narasi yang bermartabat melahirkan kebijakan yang humanis.

Setiap penulis muda adalah penjemput masa depan kota.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini