Final Pangaribuan Cup 2025, Bupati Taput JTP Hutabarat : Olahraga Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Pertandingan

0
133

Taput, LINI NEWS – Final Pangaribuan Cup 2025 menjadi ajang bersejarah bagi masyarakat Pangaribuan, Tapanuli Utara. Ribuan warga bersorak menyaksikan pertandingan sengit antara Pansur Natolu FC melawan Batu Manumpak FC di Lapangan Pangaribuan, Minggu (28/9/2025). Namun sorotan utama tak hanya tertuju pada skor akhir, melainkan juga pada kehadiran dan pesan inspiratif Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si.

Didampingi Ketua TP-PKK Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat Br. Purba, Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.IK, serta Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H, M.Han, Bupati JTP tampil memberikan arahan penuh semangat sebelum laga dimulai.

Sportivitas sebagai Karakter Bangsa

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya sportivitas, persaudaraan, dan pembinaan generasi muda melalui olahraga.

“Sepak bola bukan hanya hiburan, tetapi wahana membentuk karakter,” tegasnya.
“Olahraga adalah bahasa universal yang mengajarkan disiplin, kerja sama, dan rasa hormat,” tambahnya.

Ia juga memastikan, pemain terbaik dari turnamen ini akan diseleksi untuk memperkuat tim kebanggaan Tapanuli Utara, PERSTU. Sebagai bukti dukungan pribadi, Bupati menyumbangkan Rp2 juta untuk juara pertama dan Rp1 juta untuk juara kedua.

DPRD Apresiasi, Usulkan Pembangunan Strategis

Turut hadir anggota DPRD Taput, Selamat Pakpahan (Partai Perindo), yang menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Bupati. Ia juga menyuarakan aspirasi masyarakat, mulai dari penanganan banjir di Pekan Pangaribuan, pembangunan jalan alternatif, hingga pemulihan lahan pertanian.

Final yang Penuh Semangat

Pertandingan final berlangsung panas namun fair play. Pansur Natolu FC keluar sebagai juara setelah menaklukkan Batu Manumpak FC dengan skor 2–0. Gelar juara ketiga diraih Kampus FC. Pemain terbaik jatuh kepada Martua Gultom, sedangkan Faisal didapuk sebagai top skor. Penghargaan fair play diserahkan kepada Lobu Gala FC dan Huta Raja FC.

Pesan Bupati untuk Generasi Muda

Sebelum menyerahkan piala, Bupati kembali menegaskan pentingnya mendukung semua potensi generasi muda, bukan hanya dalam bidang akademis.

“Prestasi bukan hanya soal nilai di kelas, tetapi juga tentang keberanian tampil di lapangan kehidupan,” ucapnya.
“Anak muda Taput harus berani bermimpi besar, karena mimpi adalah bahan bakar masa depan,” lanjutnya.

Menurutnya, Pangaribuan Cup 2025 adalah bukti nyata perhatian pemerintah daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat. Ajang ini tidak hanya memunculkan atlet potensial, tetapi juga mempererat solidaritas sosial masyarakat Taput.

Bupati JTP Hutabarat Tuturkan;

“Sepak bola bukan hanya hiburan, tetapi wahana membentuk karakter.”

“Olahraga adalah bahasa universal yang mengajarkan disiplin, kerja sama, dan rasa hormat.”

“Prestasi bukan hanya soal nilai di kelas, tetapi juga tentang keberanian tampil di lapangan kehidupan.”

“Anak muda Taput harus berani bermimpi besar, karena mimpi adalah bahan bakar masa depan.”

“Olahraga adalah investasi peradaban, bukan sekadar pertandingan.”

“Pemerintah hadir untuk memberi ruang, tetapi generasi muda yang harus mengisinya dengan prestasi.”

“Solidaritas yang lahir dari lapangan hijau harus menjadi energi membangun Taput yang lebih maju.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini