Medan, LINI NEWS – Anggota DPRD Kota Medan, Dr. Dra. Lily, MBA, MH, menyerukan agar Pemerintah Kota Medan melalui Bappeda segera merealisasikan hasil reses yang telah ditetapkan dalam skala prioritas. Menurutnya, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan wadah untuk menyerap suara rakyat yang harus diwujudkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu persoalan konkret yang diangkat Lily adalah keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pulo Brayan, yang lokasinya berdekatan dengan Sekolah Sutomo 2. Bau busuk yang menyengat dari TPS tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar.
“Anak-anak adalah masa depan kita. Bagaimana mereka bisa belajar dengan tenang bila setiap hari dihadapkan dengan bau busuk? Keberadaan TPS itu harus segera dipindahkan. Kesehatan dan kenyamanan belajar anak-anak jauh lebih penting daripada sekadar mempertahankan lokasi TPS,” tegas Lily saat menyampaikan Laporan Pelaksanaan Reses III Masa Sidang III Tahun Sidang 2025 dalam rapat paripurna DPRD Medan, Senin (25/8/2025).
Reses sebagai Kompas Pembangunan
Dalam laporan tersebut, Lily yang mewakili seluruh anggota DPRD Medan dari Daerah Pemilihan I (Medan Petisah, Medan Helvetia, Medan Barat) menegaskan pentingnya tindak lanjut cepat dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap aspirasi warga.
“Visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan tidak akan terwujud bila aspirasi rakyat hanya berhenti di atas kertas. Bappeda harus menjadi motor yang menggerakkan semua OPD agar aspirasi yang kita serap benar-benar masuk dalam perencanaan pembangunan,” ucap Lily.
Ia menambahkan, reses adalah momentum strategis bagi DPRD dalam menjalankan trifungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Dari forum reses inilah, suara rakyat diramu menjadi pokok-pokok pikiran DPRD yang wajib diakomodasi pemerintah dalam menyusun kebijakan Tahun 2026.
Dr. Lily dalam Pidatonya
Dalam pidatonya, Dr. Lily menyelipkan kalimat penuh makna: “Reses bukan seremoni, melainkan amanah rakyat yang dititipkan kepada kami. Jika amanah ini diabaikan, maka kami telah mengkhianati kepercayaan masyarakat.”
Ia menegaskan, pembangunan yang sejati bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga menyangkut kesehatan lingkungan, kenyamanan sosial, dan masa depan generasi muda.
Solidaritas Dapil I
Sebagai informasi, Anggota DPRD Medan dari Dapil I yang turut memperjuangkan aspirasi masyarakat bersama Lily adalah: H. Rajudin Sagala, S.Pd; Robi Barus, S.E., M.A.P; Dame Duma Sari Hutagalung; Reza Phalevi Lubis, S.Kom; Antonius D. Tumanggor, S.Sos; dan Renville P. Napitupulu, S.E.
Kehadiran mereka mencerminkan semangat kolektif DPRD dalam memperjuangkan hak-hak warga, meski Lily tampil menonjol dengan seruan moral yang tajam dan bernas.
Dengan tegas, Dr. Dra. Lily MBA MH mengingatkan seluruh pihak bahwa pembangunan Kota Medan harus berpihak pada rakyat.
“Masyarakat menaruh harapan pada kita. Jangan sampai suara rakyat hanya menjadi arsip. Tindak lanjut yang nyata adalah bukti keberpihakan kita pada mereka,” pungkasnya. (Nurlince Hutabarat)




