Pakpak Bharat, LINI NEWS – Upacara pembukaan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (Perjusami) Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2025 berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Camat STTU Julu, Desa Ulu Merah, Jumat (26/9/2025) sore.
Perkemahan yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” ini dibuka langsung oleh Bupati sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka, Frans Benhard Tumanggor.
Hadir pula tokoh penting daerah: Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E. selaku Ketua Kwarcab Pramuka Pakpak Bharat, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho, Ketua DPRD Elson Angkat, Sekda Jalan Berutu, Kadis Pendidikan Augusman Padang, para kepala desa, kepala sekolah, pembina pramuka, serta ratusan pelajar SMP dan SMA se-Kecamatan STTU Julu.
Mutiara Kata yang Membakar Semangat
Kehadiran para pemimpin tidak sekadar formalitas, melainkan pesan moral yang sarat harapan. Berikut 7 mutiara kata yang menggema di tengah upacara:
“Kolaborasi adalah senjata terkuat bangsa.” – Letkol Czi Nanang Sujarwanto.
“Pramuka bukan sekadar seragam, tapi benteng moral yang menjaga bangsa.” – AKBP Pebriandi Haloho.
“Ketahanan bangsa lahir dari disiplin kecil yang kita pupuk sejak di perkemahan.” – Frans Benhard Tumanggor.
“Anak pramuka hari ini adalah pemimpin bangsa esok hari.”
“Di balik tenda sederhana, tersimpan mimpi besar Indonesia.”
“Satu kompas, satu arah: membangun negeri dengan hati.”
“Ketika pemimpin hadir di tengah pelajar, harapan tumbuh lebih kuat dari nyala api unggun.”
Simbol Kolaborasi dan Harapan
Upacara yang berakhir pukul 16.10 WIB berlangsung tertib dan penuh khidmat. Kehadiran Dandim Letkol Nanang Sujarwanto sebagai Ketua Kwarcab bersama Bupati Tumanggor dan Kapolres Pebriandi Haloho menjadi simbol nyata kekompakan pemimpin daerah.
“Perkemahan ini adalah ruang belajar karakter, disiplin, dan daya juang. Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga tangguh dan berakhlak,” ujar Dandim Nanang.
Menyalakan Api Masa Depan
Perjusami 2025 di Pakpak Bharat diharapkan menjadi titik tolak lahirnya generasi yang berkarakter, cinta tanah air, dan siap menghadapi tantangan global.
Api unggun yang akan menyala bukan hanya penerang malam, tetapi simbol harapan: Pakpak Bharat melahirkan generasi tangguh, Indonesia semakin perkasa.
(Nurlince Hutabarat)




