Tanah Karo, LINI NEWS – “Bumi yang diolah dengan cinta akan memberi panen yang berlipat.” Semangat inilah yang ditunjukkan Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr. Opsla, saat memimpin langsung kegiatan penanaman jagung di lahan binaan Polsek Kutabuluh, Rabu (20/8/2025).
Bertempat di perladangan Tergayo, Desa Siabang Abang, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo, kegiatan ini menggarap lahan seluas 3 hektar sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, lahan yang semula kosong perlahan berubah menjadi hamparan harapan dengan ribuan bibit jagung yang ditanam bersama.
Sinergi Lintas Instansi
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pejabat utama (PJU) Polres Tanah Karo, unsur Forkopimca Kutabuluh, Camat Budi Mulia Tarigan, S.E., M.M. beserta staf, Kapolsek Kutabuluh AKP Poltak H, perwakilan kepala desa se-Kecamatan Kutabuluh, Ketua Karang Taruna Kutabuluh Rendi Ginting, serta unsur TNI dari Koramil 05/Payung yang diwakili Sertu J. Sipayung.
Acara dimulai dengan penyerahan bibit dan pupuk cair secara simbolis kepada para petani. Setelah itu, penanaman jagung dilakukan secara serentak, dipimpin langsung Kapolres bersama Kabag Ops Polres Tanah Karo, diikuti seluruh peserta. Nuansa kebersamaan terasa kental ketika polisi, TNI, pejabat kecamatan, dan warga turun ke tanah, mencangkul dan menanam dengan tangan mereka sendiri.

Polres Peduli Ketahanan Pangan
Kapolres Tanah Karo menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian Polres terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan potensi pertanian lokal.
“Menanam jagung ini bukan hanya soal pangan, tapi juga soal kebersamaan. Kami ingin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat. Semakin erat kita bekerja sama, semakin subur pula hasil yang akan dituai,” ujar AKBP Eko Yulianto.
Antusiasme Tinggi
Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh semangat hingga siang hari. Warga yang hadir tampak antusias, merasa didukung secara nyata dalam mengembangkan pertanian mereka. Kerjasama lintas instansi juga memperlihatkan wajah positif dari kebersamaan membangun desa dan ketahanan pangan daerah.
Pepatah lama kembali terasa relevan: “Menanam hari ini adalah menuai esok.” Dari ladang seluas 3 hektar ini, masyarakat Kutabuluh percaya hasil panen nanti akan menjadi bukti nyata bahwa kerja sama adalah pupuk terbaik bagi kesejahteraan rakyat.
(Nurlince Hutabarat)




