Brimob Polda Sumut Berhasil Bakar 10 Hektar Ladang Ganja di Mandailing Natal: Api Keadilan Menyala di Perbukitan Tor Sihite

0
22

Mandailing Natal, LINI NEWS – Dalam operasi yang menegangkan dan penuh tantangan, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Batalyon C Pelopor kembali menorehkan prestasi gemilang dalam perang melawan narkotika. Sebuah ladang ganja seluas kurang lebih 10 hektar di kawasan perbukitan Tor Sihite, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, berhasil ditemukan dan dimusnahkan secara total pada Rabu (12/11/2025).

Operasi ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Muhlisin, dan melibatkan 30 personel Brimob bersenjata lengkap, dengan dukungan perlengkapan taktis dan logistik medan berat.

Aksi Dimulai dari Gelap Menuju Terang

Tepat pukul 04.00 WIB, apel pemberangkatan digelar di Mako Batalyon C Pelopor, menandai dimulainya perjalanan menuju lokasi operasi. Jalur yang ditempuh bukan jalur biasa — melewati hutan lebat, sungai kecil, dan perbukitan terjal melalui Desa Rau Rau Dolok, Kecamatan Tambangan. Perjalanan yang menempuh waktu lebih dari 8 jam ini menuntut fisik dan mental baja dari setiap personel.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim akhirnya tiba di lokasi ladang ganja yang tersembunyi di lembah curam. Ratusan bahkan ribuan batang ganja tumbuh subur di antara kabut dan tanah berbatu. Tanpa menunda waktu, Kompol Zaenal memimpin langsung proses pemusnahan — api dinyalakan, dan kepulan asap putih membubung tinggi ke langit Mandailing Natal.

Brimob di Garis Depan Perang Melawan Narkoba

Dalam pernyataannya di lokasi, Kompol Zaenal Muhlisin menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Brimob menjaga tanah Sumatera Utara dari bahaya narkotika.

“Pemusnahan ladang ganja ini adalah simbol perlawanan terhadap kejahatan yang menghancurkan masa depan bangsa. Kami tidak akan mundur selangkah pun dalam menjaga Sumatera Utara dari racun narkoba,” tegasnya dengan suara mantap di tengah sisa api yang masih mengepul.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara Sat Brimob Polda Sumut, BNN, dan pemerintah daerah dalam menegakkan hukum serta melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Ladang Ganja di Balik Keindahan Alam

Kawasan Tor Sihite dikenal memiliki bentang alam indah dan subur — namun di balik hijaunya pepohonan, kerap disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab sebagai lokasi penanaman ganja. Medan yang sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri bagi aparat. Namun bagi Brimob, tak ada tempat yang terlalu jauh ketika menyangkut penegakan hukum dan penyelamatan generasi muda.

Api Pemusnahan, Simbol Api Keadilan

Proses pembakaran dilakukan dengan pengawasan ketat. Batang-batang ganja setinggi dua meter dipotong, dikumpulkan, dan dibakar hingga tak tersisa. Asap yang membumbung menjadi simbol api keadilan — menandai tekad tak tergoyahkan Brimob dalam menutup setiap celah bisnis haram di bumi Mandailing Natal.

“Setiap batang yang terbakar hari ini adalah satu langkah menyelamatkan anak bangsa dari kehancuran,” ujar salah seorang personel dengan penuh semangat.

Api Perlawanan

“Kami tidak sekadar membakar ganja — kami membakar akar kejahatan yang merusak bangsa.”

“Setiap langkah Brimob di hutan adalah langkah menuju masa depan yang bersih dari narkoba.”

“Di balik asap yang mengepul, ada janji: kami tak akan biarkan generasi muda terbakar sia-sia.”

“Hukum bukan sekadar pasal, tapi keberanian untuk menyalakan api di tengah gelapnya penyimpangan.”

“Kami datang bukan membawa ketakutan, tapi membawa harapan.”

“Perbukitan Tor Sihite hari ini menyaksikan bahwa keadilan masih punya nyala.”

“Brimob bukan hanya penjaga keamanan, tapi penjaga masa depan.”

Komitmen Berlanjut

Dansat Brimob Polda Sumut menegaskan akan terus mengintensifkan operasi serupa di seluruh wilayah yang berpotensi menjadi lokasi penanaman ganja. Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Ini adalah tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa,” tegasnya.

Dengan semangat Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan, Brimob Polda Sumut kembali membuktikan bahwa tidak ada ruang bagi narkoba di Tanah Sumatera Utara.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini