BAZAR PRA-MUBES DPP HBB HADIRKAN PELAYANAN HUMANIS, KETUA ASOSIASI UMKM MEDAN BINSAR SIBURIAN, SE, MM, TURUT BERPERAN

0
14

Medan, LINI NEWS – Bazar Pra-Musyawarah Besar (Mubes) I dan Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Horas Bangso Batak (DPP HBB) menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Kantor DPP HBB, Jalan Sisingamangaraja/Jalan Saudara No. 31, Medan, sejak Senin (19/10/2026), menghadirkan beragam kegiatan sosial dan ekonomi.

Mulai dari bazar UMKM, pemeriksaan kesehatan, donor darah, pelayanan administrasi kependudukan, hingga penyediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Ketua Asosiasi UMKM Medan, Binsar Siburian, SE, MM, turut hadir dan terlihat aktif dalam kegiatan tersebut.

Kehadirannya menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM agar memperoleh ruang promosi, memperluas pasar, membangun jejaring usaha, serta meningkatkan daya saing di tengah tantangan ekonomi.

UMKM Bukan Sekadar Berjualan, tetapi Membangun Kemandirian Ekonomi
Bazar ini bukan hanya menjadi tempat transaksi jual beli, melainkan juga ruang perjumpaan antara pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, lembaga pelayanan publik, dan warga.

Kehadiran stan kuliner dan produk ulos menunjukkan potensi ekonomi lokal yang dapat terus dikembangkan. Melalui kegiatan seperti ini, pelaku UMKM berkesempatan memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal.

Binsar menuturkan,
“Secara hukum, pengembangan UMKM sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yang mengatur pemberdayaan UMKM agar mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.” tuturnya.

Ia juga menjelaskan

“Semangat tersebut juga sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan prinsip perekonomian nasional berdasarkan usaha bersama dan asas kekeluargaan.
Karena itu, bazar UMKM idealnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Perlu ada tindak lanjut berupa pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, kemudahan akses pemasaran, literasi” jelasnya.

Keterlibatan Asosiasi UMKM Medan diharapkan dapat memperkuat hubungan antarpelaku usaha dan membuka peluang agar UMKM semakin berdaya, mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pelayanan Publik Mendekat kepada Masyarakat

Selain kegiatan ekonomi, bazar Pra-Mubes DPP HBB menghadirkan berbagai pelayanan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Salah satu stan yang menarik perhatian pengunjung adalah penjualan minyak goreng kemasan satu liter merek Kita oleh petugas Pegadaian dengan harga Rp10.000. Berdasarkan informasi di lokasi, pembeli diwajibkan menunjukkan KTP dan pembelian dibatasi satu liter per orang.

Kehadiran layanan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat di tengah kebutuhan rumah tangga yang harus dikelola secara cermat.
Di bidang administrasi kependudukan, Tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan yang dipimpin Agus Siregar bersama 11 orang pendamping memberikan bantuan pelayanan data Kartu Keluarga (KK) secara daring bagi warga yang membutuhkan.

Pelayanan ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh informasi dan pendampingan administrasi dengan lebih mudah tanpa harus menghadapi proses yang membingungkan.

Pemeriksaan Kesehatan, Bentuk Kepedulian terhadap Sesama
Di bidang kesehatan, tim dari Dinas Kesehatan Kota Medan dan Kalbe Farma turut memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Tim Kalbe Farma dipimpin Sundari Ambarita.

Sementara itu, tim Puskesmas Simpang Limun melibatkan dr. Nina Adista Ambarwati, M.Biomed, dr. Hafiz, dr. Yolanda Sihite, dr. Gina selaku dokter muda, serta Yuli Siagian.

Pelayanan kesehatan juga didukung tim Puskesmas Desa Binjai, yakni dr. Vera Yunieva, drg. Dortha R. Nadeak, Eva Fris Juliana Sinaga, dan Josefin Sitinjak.

Kehadiran para tenaga medis memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit dan menjaga kebugaran tubuh.

Pelayanan seperti ini memperlihatkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Donor Darah, Solidaritas yang Menyelamatkan Nyawa

Kegiatan donor darah yang dilaksanakan Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi bagian penting dari rangkaian acara.

Ketua Panitia Mubes I dan Pelantikan DPP HBB, Tomson M. Parapat, SH, turut berpartisipasi dengan mendonorkan darahnya.

Tindakan tersebut menjadi gambaran bahwa pengabdian tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan yang bermanfaat bagi sesama.

Setetes darah yang disumbangkan secara sukarela dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi. Karena itu, donor darah merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan yang layak terus didukung.

Sejumlah tokoh dan pengurus juga terlihat menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya mantan anggota DPRD Sumatera Utara, Royana Marpaung, bersama sejumlah rekannya.

Evaluasi dan Perhatian kepada Petugas

Di balik kelancaran sebuah kegiatan, terdapat kerja banyak pihak yang sering kali tidak terlihat oleh pengunjung. Panitia, petugas medis, tim Disdukcapil, Pegadaian, PMI, pelaku UMKM, dan unsur pendukung lainnya turut mengambil bagian dalam menyukseskan acara.

Binsar Siburian, SE, MM, terlihat aktif dalam berbagai agenda lain dan memberikan motivasi selama pelaksanaan bazar.

Keberhasilan kegiatan sosial juga perlu diukur dari bagaimana penyelenggara memperhatikan orang-orang yang bekerja di balik layar.

Mubes DPP HBB berharap Membawa Manfaat Nyata
Bazar Pra-Mubes I dan Pelantikan DPP HBB memiliki potensi menjadi ruang kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, tenaga kesehatan, lembaga pelayanan publik, dan masyarakat.

Momentum ini diharapkan tidak hanya memperkuat persatuan Horas Bangso Batak, tetapi juga mendorong kegiatan berkelanjutan yang mendukung ekonomi rakyat dan meningkatkan kualitas pelayanan sosial.

Ke depan, sinergi dengan pemerintah, asosiasi UMKM, lembaga keuangan, dan mitra usaha perlu terus diperluas agar kegiatan bazar dapat memberikan dampak jangka panjang, terutama bagi usaha kecil yang membutuhkan promosi, pendampingan, dan akses pasar.

Pada akhirnya, kebesaran organisasi tidak hanya terlihat dari meriahnya acara, tetapi dari kemampuannya membangun persaudaraan, menghargai setiap orang yang terlibat, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Organisasi yang besar bukan hanya pandai menghimpun massa, tetapi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.”

“Setetes darah mungkin kecil bagi pendonor, tetapi dapat menjadi harapan besar bagi seseorang yang sedang berjuang mempertahankan hidup.”

“Panitia yang hebat bukan hanya menyukseskan acara, tetapi juga memastikan setiap petugas dan relawan merasa dihargai.”

“Horas bukan sekadar salam persaudaraan; Horas adalah komitmen untuk saling menopang, menguatkan UMKM, dan melayani masyarakat dengan ketulusan.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini