Medan, LINI NEWS – Pembahasan menyeluruh terhadap realisasi pendapatan, belanja, pembiayaan, hingga capaian program pembangunan menjadi dasar sebelum Ranperda dibawa ke rapat paripurna DPRD Kota Medan.
Menulis
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan menuntaskan rapat finalisasi pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (6/7/2026).
Agenda yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Medan tersebut menjadi tahapan strategis sebelum Ranperda diajukan dalam rapat paripurna untuk memperoleh persetujuan bersama.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Medan yang juga Ketua Badan Anggaran, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Medan H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., H. Zulkarnaen, S.K.M., dan Hadi Suhendra, S.H. Seluruh anggota Badan Anggaran DPRD Kota Medan turut hadir bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Medan serta kepala perangkat daerah terkait.
Pembahasan dilakukan secara komprehensif terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Badan Anggaran menelaah secara rinci realisasi pendapatan daerah, belanja daerah, pembiayaan, serta berbagai capaian program dan kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Medan selama satu tahun anggaran.
Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., menegaskan bahwa proses finalisasi merupakan bentuk tanggung jawab DPRD dalam memastikan seluruh pelaksanaan APBD berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Finalisasi ini bertujuan memastikan seluruh pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah,” ujar Wong.
Menurut Wong, Badan Anggaran tidak hanya melakukan evaluasi administratif, tetapi juga memberikan berbagai catatan strategis dan rekomendasi sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan program pemerintah pada tahun-tahun mendatang.
Rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan APBD, memperkuat efektivitas pembangunan, memperbaiki pelayanan publik, serta memastikan setiap kebijakan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Medan.
Ia menjelaskan, hasil finalisasi pembahasan Ranperda akan menjadi laporan resmi Badan Anggaran yang selanjutnya disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan.
Setelah mendapatkan persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Medan, Ranperda tersebut akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Wong menilai, tahapan finalisasi ini juga mencerminkan kuatnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
“Rapat finalisasi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan APBD.
Ini sekaligus menjadi komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, serta mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Medan,” tegasnya.
Dengan selesainya pembahasan di tingkat Badan Anggaran, DPRD Kota Medan berharap proses pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan lancar hingga penetapan menjadi Peraturan Daerah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat kepercayaan publik melalui pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat menurut Wong:
“Kepercayaan rakyat dibangun melalui transparansi, dipelihara dengan akuntabilitas.”
“Anggaran yang dikelola dengan jujur akan melahirkan pembangunan yang bermartabat.”
“Setiap rupiah anggaran harus kembali menjadi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.”
“Pengawasan yang efektif adalah penjaga amanah rakyat.”
“Sinergi pemerintah dan DPRD menjadi kekuatan utama mewujudkan kesejahteraan masyarakat.”
“Setiap kebijakan anggaran harus menghadirkan manfaat, bukan sekadar angka dalam laporan.”
“Pemerintahan yang baik lahir dari komitmen untuk bekerja secara terbuka dan bertanggung jawab.”
“Transparansi hari ini adalah warisan kepercayaan untuk generasi masa depan.”
(Nurlince Hutabarat)




