Audensi Squad PBI Jadi Momentum Penguatan Sistem Mitigasi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas: Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana

0
19

Medan, LINI NEWS – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor, mulai dari instansi pemerintah, kantor, pusat perbelanjaan, hingga sekolah. Penegasan itu ia sampaikan saat menerima audiensi Direktur Utama Squad Penanggulangan Bencana Indonesia (Squad PBI) Regional Sumatera Utara, Reza Fahlevi Chan, di Balai Kota Medan, Senin (24/11/2025).

Didampingi Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, Kadis Sosial Khoiruddin, Kadispora Tengku Chairuniza, serta Plt Kabag Prokopim M. Fitrah Josa Ritonga, Wali Kota Medan tampil tegas, visioner, dan penuh penekanan terhadap urgensi pembentukan sistem mitigasi yang terstruktur.

Kesiapsiagaan Harus Menjadi Budaya, Bukan Sekadar Program

Dalam paparannya, Wali Kota Medan menekankan bahwa setiap instansi, kantor, dan pusat keramaian harus memiliki tim kebencanaan yang terlatih.

“Setiap instansi harus punya satgas kesiapsiagaan bencana yang rutin dilatih dan memahami apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi,” tegas Rico Waas.

Ia mencontohkan Jepang sebagai negara yang sukses membudayakan kesiapsiagaan sejak usia dini—anak-anak mereka tidak panik saat terjadi gempa karena disiplin edukasi yang sudah berlangsung lama.

“Edukasi kebencanaan sejak dini membentuk generasi yang tenang menghadapi ancaman,” ujar Rico.

Pendataan Relawan: Kunci Sistem Penanganan yang Terukur

Lebih jauh, Wali Kota Medan menegaskan perlunya pendataan relawan dan petugas secara menyeluruh agar sistem penanganan dapat berjalan optimal.

“Kita harus tahu siapa relawannya. Bila ada pohon tumbang, angin kencang, atau kecelakaan, mereka harus siap mengamankan wilayah masing-masing,” pungkasnya.

Rico juga menegaskan bahwa Pemkot Medan akan mempertimbangkan penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait edukasi dan sosialisasi kebencanaan, guna memperkuat payung hukum mitigasi dan respon cepat di tingkat kota.

Undangan Hari Relawan Internasional dan Respons Tegas Wali Kota

Direktur Squad PBI Reza Fahlevi Chan, dalam audiensi tersebut, mengundang Wali Kota Medan untuk hadir pada peringatan Hari Relawan Internasional 2025 yang akan berlangsung pada 13–14 Desember 2025 di Taman Cadika Medan.

Reza menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin digelar sebagai sarana pelatihan dan sesi berbagi pengetahuan bagi relawan seluruh Indonesia.

Menanggapi undangan tersebut, Wali Kota Medan menyambut baik, namun dengan penegasan yang menjadi ciri kepemimpinannya:

“Yang terpenting jangan hanya seremonial. Apa strategi kebencanaannya? Itu yang harus jadi perhatian,” tegas Rico Waas.

Wali Kota Medan tentang Kesiapsiagaan Bencana:

“Kesiapsiagaan bukan pilihan, tetapi kewajiban bagi kota besar seperti Medan.”

“Relawan yang terdata adalah kekuatan yang terkoordinasi.”

“Panik adalah musuh pertama dalam bencana—edukasi adalah penawarnya.”

“Mitigasi yang kuat dimulai dari disiplin yang sederhana.”

“Setiap gedung dan kantor harus punya penjaga keselamatan, bukan hanya penjaga keamanan.”

“Bencana tidak menunggu siap; kitalah yang harus mempersiapkan diri.”

“Seremonial hanya bermanfaat jika melahirkan strategi nyata.”

Dengan gaya kepemimpinan yang tegas, terarah, dan berorientasi pada tindakan, Wali Kota Medan kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Medan lebih tangguh menghadapi bencana, sekaligus memperkuat sinergi dengan para relawan sebagai garda terdepan penyelamatan masyarakat.
(Salomo Simorangkir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini