Medan, LINI NEWS – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Nasional Demokrat, Antonius Devolis Tumanggor, menggelar reses kedua dalam masa sidang I tahun 2024-2025. Acara yang berlangsung meriah ini digelar di Lapangan SD Santo Thomas, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sikambing, Medan, pada Minggu (23/2/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Antonius menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama dari Kecamatan Medan Baru, Medan Helvetia, Medan Petisah, dan Medan Barat. Ia juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu menunggu momen reses untuk menyampaikan keluhan mereka.
“Silakan sampaikan aspirasi, tidak hanya saat reses, tetapi juga melalui Sopo Atrestorasi Bersatu,” ujar Antonius di hadapan warga yang antusias mengikuti acara tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting, seperti Kepala UPT PU Kota Medan Agustina Simbolon yang mewakili Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Lurah Sei Sikambing C II David Suryo Nainggolan, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Medan Rahmat, serta perwakilan Dinas Sosial Linda Silalahi.
Salah satu isu utama yang disorot dalam reses kali ini adalah kondisi infrastruktur. Menanggapi keluhan warga terkait kondisi Jalan Jawa dan Gang Harapan yang rusak, Agustina Simbolon menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan peninjauan untuk memastikan perbaikan dilakukan secepatnya.
“Kami akan meninjau terlebih dahulu agar perbaikan dapat segera dilakukan,” tegas Agustina.
Di sisi lain, masalah bantuan sosial juga menjadi perhatian. Linda Silalahi dari Dinas Sosial Kota Medan mengingatkan warga yang belum menerima bantuan untuk segera mengecek status mereka di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Bagaimana mungkin bisa mendapatkan bantuan sosial jika data bapak dan ibu belum terdaftar di DTKS? Segera lakukan pendaftaran,” jelasnya.
Selain menyerap aspirasi warga, acara ini juga diwarnai dengan agenda pembubaran panitia pemenangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan dari beberapa kelurahan.
Reses ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian keluhan, tetapi juga membuktikan bahwa pemerintah daerah siap menindaklanjuti berbagai permasalahan yang dihadapi warga. Apakah janji-janji yang disampaikan dalam reses ini akan benar-benar direalisasikan? Warga tentu menunggu bukti nyata di lapangan. (Nurlince Hutabarat)




