Medan, LINI NEWS – Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, menyoroti dampak kabut asap yang mengancam kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperkuat koordinasi lintas instansi agar penanganan tidak berhenti sebatas imbauan.
Menurutnya, penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga 21 Oktober 2026 harus dipersiapkan secara serius.
Dinas Pendidikan dan pihak sekolah wajib memastikan proses belajar tetap berjalan efektif, sementara kesehatan dan keselamatan siswa menjadi prioritas.
“PJJ jangan sekadar memindahkan ruang belajar ke rumah. Hak pendidikan anak harus tetap terpenuhi, tanpa mengabaikan ancaman kesehatan akibat kabut asap,”
menjadi pesan penting dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.
Lailatul Badri juga mendorong Dinas Kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Puskesmas dan rumah sakit harus siap melayani warga, sedangkan pembagian masker gratis perlu diprioritaskan bagi kelompok rentan dan masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BPBD, serta jajaran kecamatan dan kelurahan bergerak bersama.
Informasi kualitas udara harus disampaikan secara berkala agar masyarakat dapat mengambil langkah perlindungan yang tepat.
“Jangan menunggu warga jatuh sakit baru bertindak.
Pemerintah harus hadir dengan langkah nyata, cepat, dan terukur untuk melindungi keselamatan masyarakat,” demikian pesan tegas yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak.
Kabut asap mengancam kesehatan, pemerintah wajib bertindak, bukan sekadar berwacana.
PJJ harus menjamin pendidikan, bukan menambah beban anak dan orang tua.
Jangan tunggu ISPA melonjak, cegah sebelum masyarakat menjadi korban.
Masker harus tepat guna, pelayanan kesehatan harus selalu siaga.
Ancaman udara tidak mengenal batas instansi; penanganannya wajib bersinergi.
Keselamatan anak bukan pilihan, melainkan tanggung jawab bersama.
Rakyat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar janji dan imbauan.
Perjelas status kutipan Lailatul
Rapikan judul agar lebih jurnalistik
Tambahkan imbauan praktis bagi warga
(Nurlince Hutabarat)




