Anggota DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution Soroti Pendidikan dan Ekonomi Warga dalam Rapat Paripurna Serap Aspirasi Masyarakat

0
125

Medan, LINI NEWS – Anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Edwin Sugesti Nasution, tampil menonjol dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda Laporan Hasil Pelaksanaan Reses Keempat Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, yang digelar di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (19/1/2026). Dalam forum resmi tersebut, Edwin menyuarakan secara tegas aspirasi masyarakat terkait pendidikan, ekonomi keluarga, dan infrastruktur dasar sebagai fondasi utama pembangunan Kota Medan.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., didampingi Wakil Ketua DPRD H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., serta dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, jajaran anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, dan camat se-Kota Medan.

Fokus Aspirasi Dapil III

Dalam laporan resesnya, Edwin Sugesti Nasution menyampaikan bahwa warga di wilayah Dapil III masih menghadapi persoalan mendasar, mulai dari jalan lingkungan yang rusak, keterbatasan akses bantuan pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga minimnya fasilitas pendukung sekolah.

“Pendidikan adalah jalan paling jujur untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu, akses terhadap KIP dan fasilitas sekolah harus benar-benar dirasakan oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu,” tegas Edwin di hadapan forum paripurna.

Ia juga menyoroti tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok serta keterbatasan modal usaha mikro bagi pelaku UMKM di wilayahnya.

“Warga tidak hanya meminta bantuan, mereka meminta kesempatan untuk mandiri. Dukungan modal usaha adalah kunci agar ekonomi keluarga bisa bangkit dan bertahan,” ujarnya.

Infrastruktur sebagai Penopang Kehidupan Warga

Selain pendidikan dan ekonomi, Edwin menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur dasar sebagai bagian tak terpisahkan dari kualitas hidup masyarakat. Jalan rusak dan fasilitas umum yang tidak terawat, menurutnya, bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keselamatan dan aksesibilitas warga.

“Jalan yang rusak bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga menghambat harapan masyarakat untuk hidup lebih baik,” katanya.

Ia mendorong OPD terkait agar melakukan pemetaan wilayah prioritas secara transparan dan berkelanjutan, sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi merata hingga ke lingkungan permukiman.

Tanggapan Pemerintah Kota

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan bahwa hasil reses DPRD, termasuk laporan dari Dapil III, akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program kerja dan kebijakan pembangunan ke depan.

“Aspirasi yang disampaikan hari ini adalah suara riil masyarakat. Seluruh OPD saya minta untuk menindaklanjutinya secara konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil,” tegas Wali Kota.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan.

Harapan Masyarakat

Sejumlah perwakilan warga yang hadir menyampaikan harapan agar aspirasi yang disuarakan Edwin Sugesti tidak berhenti di ruang sidang, melainkan diwujudkan dalam program nyata. Mereka berharap perhatian terhadap pendidikan anak, penguatan ekonomi keluarga, dan perbaikan infrastruktur dapat menjadi prioritas anggaran dan pelaksanaan di tahun berjalan.

Penegasan Komitmen

Menutup penyampaiannya, Edwin Sugesti Nasution menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat hingga tahap realisasi.

“Tugas kami di DPRD bukan sekadar menyampaikan keluhan, tetapi memastikan setiap suara warga berubah menjadi kebijakan dan tindakan nyata,” pungkasnya.

Rapat Paripurna tersebut menjadi penanda kuatnya peran legislatif dalam menjembatani kepentingan rakyat dengan arah kebijakan pemerintah kota, demi mewujudkan Medan yang lebih adil, maju, dan berdaya saing.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini