Anggota DPRD Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., Tegaskan Pancasila Benteng Persatuan Bangsa, Ribuan Warga Antusias Hadiri Wasbang di Medan Barat

0
9

Medan, LINI NEWS – Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., terlihat begitu tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di Building Sopo Restorasi, Jalan Karya Mesjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (12/7/2026),
Dipadati warga hingga jumlah peserta melebihi kapasitas ruangan.

Suasana Penuh Keakraban, Kekeluargaan dan Semangat Kebangsaan

Suasana Penuh Keakraban, Kekeluargaan, dan semangat kebangsaan mewarnai jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lingkungan VIII, Timbul Siahaan, jajaran pengurus Sopo Restorasi Bersatu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, serta ratusan warga yang datang dari berbagai lingkungan di Kecamatan Medan Barat.

Dalam sambutannya, Angota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor S.Sos menegaskan bahwa pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya nyata untuk memperkuat karakter bangsa sekaligus menjaga persatuan Indonesia di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi, serta tantangan sosial yang semakin kompleks.

Politisi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan I Kota Medan

Menurut politisi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan I Kota Medan tersebut, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keutuhan bangsa dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang wajib dipertahankan, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat keberagaman bangsa Indonesia.

“Sebagai bangsa Indonesia, kita harus selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan dengan berlandaskan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika demi tercapainya tujuan nasional,” tegas Antonius.

Wawasan Kebangsaan Harus Dipahami Seluruh Generasi

Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan itu menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri sendiri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan nasional serta menjaga keutuhan wilayah Indonesia.

Ia menguraikan bahwa terdapat lima landasan utama wawasan kebangsaan yang harus dipahami seluruh masyarakat, yaitu:

Pancasila;

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);

Bhinneka Tunggal Ika; dan
Wawasan Nusantara.

Kelima landasan tersebut, menurut Antonius, merupakan fondasi utama dalam memperkuat nasionalisme, membangun rasa cinta tanah air, sekaligus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Generasi Muda Diminta Menjadi Pelopor Bangsa

Dalam kesempatan itu, Antonius memberikan perhatian khusus kepada generasi muda. Ia mengingatkan agar anak-anak muda tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar, terutama yang beredar di media sosial dan berpotensi memecah belah persatuan.

Ia juga mengajak generasi muda menjauhi narkoba, pergaulan bebas, tindakan kriminal, serta berbagai perilaku negatif lainnya yang dapat merusak masa depan.

Sebaliknya, Antonius mendorong para pemuda untuk lebih fokus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana membangun prestasi.

“Di tengah kemajuan zaman, kita harus mampu beradaptasi, mandiri, terus belajar, dan memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif. Hormati orang tua, perkuat ibadah, dan jauhi segala bentuk pergaulan yang merusak masa depan,” pesannya.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, serta semangat kebangsaan yang tinggi agar mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik.

Peran Orang Tua Menjadi Fondasi Karakter Anak

Selain menyoroti pentingnya peran generasi muda, Antonius juga mengingatkan bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi setiap anak.

Oleh karena itu, orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membangun karakter, moral, dan kedisiplinan anak sejak usia dini.

Ia menilai kasih sayang, perhatian, komunikasi yang baik, serta pengawasan orang tua menjadi benteng utama agar anak tidak mudah terjerumus ke dalam pengaruh negatif lingkungan maupun media sosial.

“Kasih sayang, perhatian, dan pengawasan orang tua sangat penting agar anak-anak tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif di lingkungan maupun media sosial,” ujarnya.

Antonius berharap sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga lahir generasi yang berakhlak, berprestasi, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.

Warga Apresiasi Kegiatan Wasbang
Pelaksanaan Wasbang berlangsung dalam suasana dialogis. Warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, pertanyaan, serta pandangan mengenai kehidupan bermasyarakat dan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara wakil rakyat dan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian kepada peserta, panitia juga membagikan suvenir, nasi kotak, dan kue kepada seluruh warga yang hadir.

Melalui kegiatan tersebut, Antonius Devolis Tumanggor berharap semangat gotong royong, toleransi, persatuan, serta nilai-nilai luhur Pancasila terus hidup dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat Kota Medan semakin harmonis, maju, dan sejahtera.

Antonius Devolis Tumanggor Tegaskan:

“Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus diwujudkan dalam setiap tindakan dan keputusan hidup.”

“Persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa; perpecahan hanya akan melemahkan masa depan Indonesia.”

“Generasi muda yang berkarakter adalah investasi paling berharga bagi kemajuan bangsa.”

“Kemajuan teknologi harus melahirkan generasi yang cerdas, bukan generasi yang kehilangan jati diri.”

“Hormati orang tua, cintai bangsa, dan jadilah pribadi yang membawa manfaat bagi sesama.”

“Keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama.”

“Bangsa yang kuat lahir dari keluarga yang mampu menanamkan nilai moral dan tanggung jawab sejak dini.”

“Jangan biarkan hoaks mengalahkan akal sehat dan rasa persaudaraan.”

“Masa depan Indonesia ditentukan oleh anak-anak muda yang mau belajar, bekerja keras, dan menjaga integritas.”

“Menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh rakyat tanpa terkecuali.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini