Akpol 90 “Dhira Brata” Kirim 25 Ton Beras dan Ribuan Logistik, Polda Sumut Kawal Ketat Penyaluran Bantuan ke Aceh Tamiang

0
127

Aceh Tamiang, LINI NEWS – Gerakan solidaritas kembali mengalir untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Alumni Akpol 90 “Dhira Brata” mengirimkan bantuan dalam jumlah besar, sementara Polda Sumatera Utara memfasilitasi penyaluran dengan pengamanan, pengawalan, dan koordinasi distribusi secara terstruktur hingga tiba di wilayah tujuan.

25 Ton Beras dan Ribuan Logistik Diberangkatkan

Pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur darat dari Gudang Logistik Polda Sumut di Bandara Internasional Kualanamu menggunakan enam unit truk colt diesel. Adapun rincian bantuan yang diberangkatkan:

25 ton beras IR64 kemasan 5 kg

200 kotak susu kaleng

3.000 dus mie instan

Seluruh logistik dikemas dan diberangkatkan secara terukur untuk memastikan penyaluran berjalan efektif membantu masyarakat Aceh Tamiang yang sedang menghadapi situasi darurat.

Pengawalan Ketat dari Polda Sumut

Untuk menjamin kelancaran perjalanan, Polda Sumut menurunkan personel Dit Lantas serta Brimob guna mengawal konvoi kendaraan. Pengamanan dilakukan dari titik awal keberangkatan hingga titik distribusi akhir di Aceh Tamiang.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa keterlibatan Polda Sumut merupakan bentuk komitmen mempercepat penyaluran bantuan sosial tersebut.

“Bantuan ini berasal dari alumni Akpol 90 ‘Dhira Brata’. Polda Sumut hadir memfasilitasi pengiriman, memastikan keamanan perjalanan, dan mengawal distribusinya agar sampai tepat sasaran di wilayah terdampak bencana Aceh Tamiang,” ujar Ferry.

Ia menambahkan bahwa pendampingan dilakukan secara penuh mulai dari proses keberangkatan, perjalanan panjang lintas provinsi, hingga penyerahan bantuan di lokasi terdampak.

Solidaritas Besar untuk Masyarakat Aceh Tamiang

Bantuan berskala besar ini menunjukkan kepedulian nyata alumni Akpol 90 terhadap masyarakat yang tengah berada dalam situasi sulit. Peran Polda Sumut menambah daya dukung strategis agar bantuan tersalurkan tertib, aman, dan sesuai kebutuhan prioritas di lapangan.

Dengan pengiriman besar ini, diharapkan penanganan dampak bencana di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat serta membantu warga segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala.

“Solidaritas sejati adalah ketika kepedulian bergerak lebih cepat daripada bencana.”

“Ketika saudara kita tertimpa musibah, bantuan bukan sekadar kiriman—melainkan penguat harapan.”

“Logistik dapat mengisi perut, tetapi ketulusan mengisi kekuatan hati.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini