Medan, LINI NEWS – Penguatan dunia pendidikan tidak dapat dipisahkan dari terciptanya situasi keamanan yang kondusif.
Berangkat dari semangat tersebut, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menerima audiensi jajaran pengurus Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara–Aceh di Mapolda Sumatera Utara.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan semangat kolaborasi ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi menjelang pelaksanaan
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia
Yang dijadwalkan berlangsung di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, pada Oktober 2026.
Audiensi tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah strategis untuk membangun koordinasi antara institusi kepolisian dengan organisasi pendidikan.
Rakernas V MPK Indonesia sendiri diproyeksikan menjadi Forum Nasional yang menghadirkan peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia guna merumuskan arah Kebijakan dan Penguatan Pendidikan Kristen di Tanah Air.
Ketua MPKW Sumut–Aceh, Dr. RE Nainggolan,
Ketua MPKW Sumut–Aceh, Dr. RE Nainggolan, dalam kesempatan itu memaparkan berbagai persiapan6 yang telah dilakukan menjelang pelaksanaan Rakernas.
Diusianya jelsng 76 Tahun Rustam Effendy Nainggolan (disingkat R.E. Nainggolan; lahir 21 November 1950) adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia yang pernah menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Sumatera Utara dari Tahun 2008 hingga 2010
Sebelumnya Mengikuti seminar di Jepang (1995)
Studi banding ke Jerman (2000) Studi
Sartegis Lemhanas ke Prancis (2001)
Mengikuti seminar Royal Agriculture di Inggris (2002)
Mengikuti pelatihan ke Jepang (2003)
Mengikuti pelatihan di Rostock, Jerman (2003)
Pendidikan penjenjangan seperti Sepadya, Sepanas, dan Lemhannas.
Selanjutnya disampaikannya:
Tujuan Momentum Rakernas
Menurutnya, kegiatan nasional tersebut akan menjadi momentum penting dalam mempererat jejaring pendidikan Kristen sekaligus memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Ia menegaskan bahwa Rakernas tidak sekadar menjadi agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan gagasan, memperkuat komitmen pelayanan pendidikan, serta membangun sinergi bersama berbagai pemangku kepentingan demi kemajuan pendidikan nasional.
Kapolda Whisnu Sampaikan Apresiasi Rakernas V MPK Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Tapanuli Utara, sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakernas V MPK Indonesia.
Kapolda menegaskan komitmen Polda Sumut dalam mendukung penuh terselenggaranya agenda nasional tersebut melalui pengamanan yang maksimal, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan berskala nasional tidak hanya bergantung pada kesiapan panitia, tetapi juga pada kuatnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi yang baik akan melahirkan rasa aman, sementara rasa aman akan menciptakan ruang yang sehat bagi tumbuhnya pendidikan, pembangunan, dan persatuan,” menjadi semangat yang tercermin dalam pertemuan tersebut.
Kapolda juga menekankan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab untuk terus menjalin komunikasi yang erat dengan seluruh komponen masyarakat. Kehadiran organisasi pendidikan seperti MPKW dinilai memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi, kebangsaan, dan persatuan.
Melalui koordinasi yang terus dibangun, Polda Sumut berharap seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan Rakernas dapat berjalan sesuai rencana, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain membawa manfaat bagi pengembangan pendidikan Kristen, penyelenggaraan Rakernas V MPK Indonesia juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Tapanuli Utara.
Kehadiran ratusan peserta dari berbagai provinsi diharapkan mampu memperkenalkan potensi daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memperkuat citra Tarutung sebagai daerah yang aman, ramah, dan siap menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional.
Audiensi tersebut akhirnya menjadi simbol kuat bahwa membangun pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa.
Ketika keamanan, pendidikan, pemerintah, dan masyarakat berjalan seiring, maka cita-cita mencetak generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berintegritas akan semakin mudah diwujudkan.
Dr RE Nainggolan menambahkan:
“Pendidikan yang maju lahir dari lingkungan yang aman, damai, dan penuh semangat kebersamaan.”
“Sinergi adalah kekuatan yang mengubah perbedaan menjadi energi untuk membangun masa depan.”
“Keamanan yang terjaga adalah fondasi kokoh bagi tumbuhnya ilmu pengetahuan dan karakter bangsa.”
“Kolaborasi antara aparat, masyarakat, dan dunia pendidikan adalah investasi terbaik bagi generasi mendatang.”
“Sebuah daerah akan dikenang bukan hanya karena keindahannya, tetapi karena keramahan dan persatuannya.”
“Pendidikan yang berkarakter akan melahirkan pemimpin yang mengutamakan integritas dan pengabdian.”
“Bersama menjaga keamanan, bersama membangun pendidikan, bersama menguatkan Indonesia.”
(Nurlince Hutabarat)




