Penghargaan Bergengsi Bagi Dr. Sabar Parlindungan Sormin SP MM di Wisuda Universitas Cenderawasih

0
98

Jayapura, LINI NEWS – Momentum wisuda di Universitas Cenderawasih tahun ini menjadi panggung kehormatan yang sarat makna.

Di tengah gegap gempita toga dan senyum haru para wisudawan, nama Dr. Sabar Parlindungan Sormin menggema sebagai sosok yang menerima penghargaan bergengsi atas dedikasi dan kontribusinya bagi pengembangan pendidikan dan penguatan karakter kebangsaan.

Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol akademik, melainkan pengakuan atas jejak pengabdian yang konsisten, integritas yang teruji, serta komitmen membangun sumber daya manusia di Tanah Papua dan Indonesia pada umumnya.

Pidato Rektor Universitas Cendrawasih Dr Oskar O O Wambrauw,SE, M.Sc, A.gr 
menyampaikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang gelar, melainkan tentang tanggung jawab moral untuk menghadirkan terang di tengah kegelapan zaman.

“Bahwa pencapaian ini bukan hanya tentang nilai akademik semata, tetapi juga tentang ketekunan, integritas, serta kontribusi positif selama berada di lingkungan kampus,”

“Dr. Sormin dinilai mampu menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya.” tutyrnya.

Dengan senyum penuh rasa syukur, Dr. Sormin menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Rektor, disaksikan oleh para dosen, keluarga, serta seluruh wisudawan.

Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan dari perjalanan panjang yang penuh tantangan, sekaligus awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat dan bangsa.

Penghargaan kepada lulusan terbaik ini diharapkan dapat memotivasi generasi berikutnya untuk terus berprestasi, berinovasi, dan membawa nama baik Universitas Cenderawasih di tingkat nasional maupun internasional.

“Ilmu bukan sekadar angka dalam transkrip, melainkan nyala yang harus menghangatkan sesama.”

Suasana wisuda yang khidmat berubah menjadi reflektif ketika ia mengajak para lulusan untuk tidak terjebak pada euforia seremonial, melainkan menjadikan momen tersebut sebagai titik tolak pengabdian.
Filosofi di Balik Penghargaan
Penghargaan yang diterima Dr. Sabar mengandung filosofi mendalam:

Pendidikan adalah akar, pengabdian adalah buah.
Tanpa pengabdian, ilmu hanya akan menjadi arsip sunyi.

Integritas lebih mahal dari prestasi.

Prestasi bisa dicapai banyak orang, tetapi integritas hanya dijaga oleh jiwa-jiwa terpilih.
Kesabaran adalah strategi panjang perubahan.

Seperti namanya, “Sabar” bukan sekadar identitas, tetapi laku hidup.

Kampus adalah ladang peradaban.

Di sinilah nilai, nalar, dan nurani dipertemukan.

Penghargaan bukan puncak, melainkan pengingat.
Bahwa semakin tinggi amanah, semakin dalam tanggung jawab.
Ilmu tanpa empati adalah kekosongan.

Pendidikan sejati menyentuh akal sekaligus hati.
Keberhasilan sejati adalah ketika orang lain ikut tumbuh.
Kepemimpinan bukan tentang berdiri paling depan, tetapi mendorong banyak orang melangkah bersama.
Jejak Dedikasi

Rekam jejak Dr. Sabar

Selama ini ia dikenal konsisten mendorong penguatan mutu akademik, dialog kebangsaan, dan pembinaan generasi muda. Ia diyakini menjadi figur inspiratif yang menjembatani nilai-nilai lokal dan visi nasional dalam dunia pendidikan.

Wisuda di Universitas Cenderawasih tahun ini tidak hanya meluluskan sarjana-sarjana baru, tetapi juga menegaskan bahwa teladan masih hidup di tengah dunia yang sering bising oleh ambisi.

Di akhir acara, tepuk tangan panjang mengiringi langkah Dr. Sabar turun dari podium.

Sebuah penghormatan yang tak hanya diberikan kepada seorang akademisi, tetapi kepada nilai-nilai keteladanan yang ia perjuangkan.

Karena pada akhirnya, penghargaan tertinggi bukanlah trofi yang diterima, melainkan kepercayaan yang terus dijaga.
(Salomo Simorangkir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini