BERANTAS NARKOBA DAN JUDI ! APRESIASI KAPOLRESTABES MEDAN, Wakil Ketua DPRD Medan H. Rajuddin Sagala : Jangan Ada Ampun Bagi Bandar dan Bekingnya

0
70

Medan, LINI NEWS – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan, H. Rajuddin Sagala, melontarkan pernyataan tegas dan tanpa tedeng aling-aling: perang terhadap narkoba dan judi di Kota Medan tidak boleh setengah hati.

Ia menyampaikan apresiasi keras sekaligus dukungan penuh terhadap langkah tegas Polrestabes Medan yang belakangan ini menggencarkan penggerebekan, penangkapan, dan pembongkaran jaringan narkotika serta praktik perjudian, baik darat maupun daring.

Namun Rajuddin mengingatkan, pemberantasan ini tidak boleh berhenti pada pemain kecil.

“Tangkap sampai ke akar-akarnya! Jangan hanya kaki tangan. Bandar, cukong, bahkan siapa pun yang membekingi harus diseret ke meja hukum. Jangan ada ampun!” tegas Rajuddin, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, narkoba bukan sekadar kejahatan biasa.

Ia menyebut narkotika sebagai

“Senjata pembunuh massal yang bekerja dalam diam”, merusak otak generasi muda, menghancurkan keluarga, dan melumpuhkan masa depan bangsa.

Sementara judi, kata dia, adalah pintu masuk kehancuran sosial—memicu kriminalitas, kekerasan rumah tangga, dan kemiskinan struktural.

“Bandar narkoba dan pengelola judi bukan sekadar pelanggar hukum. Mereka adalah perampas masa depan,” ujarnya lantang.

Rajuddin juga memperingatkan agar tidak ada praktik tebang pilih dalam penegakan hukum.

Ia menegaskan DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat agar upaya pemberantasan tidak hanya menjadi operasi sesaat atau sekadar pencitraan.

“Kalau ada aparat yang bermain mata, kita minta ditindak. Kota ini tidak boleh dikuasai mafia,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat—tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan—untuk tidak takut melapor. Menurutnya, keberanian warga adalah kunci memutus mata rantai kejahatan.

“Lebih baik kita keras hari ini daripada menyesal esok hari karena generasi kita hancur,” tutur Rajuddin.

Rajuddin menegaskan, Medan harus menjadi kota yang aman, bersih, dan bermartabat—bukan surga bagi bandar dan penjudi.

H. Rajuddin Sagala:

“Bandar narkoba adalah pembunuh masa depan; tidak ada kompromi bagi mereka.”

“Judi bukan hiburan—ia adalah jalan pintas menuju kehancuran.”

“Hukum yang tajam ke bawah tapi tumpul ke atas adalah awal kehancuran negara.”

“Jangan beri ruang bagi mafia; satu celah kecil bisa menghancurkan satu generasi.”

“Generasi muda bukan eksperimen kejahatan, mereka adalah harapan peradaban.”

“Siapa pun yang membekingi narkoba dan judi, sama dosanya dengan pelakunya.”

“Medan harus bersih, atau kita akan menyaksikan kehancuran yang kita biarkan sendiri.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini