Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan, S.I.K., M.T.C.P. dalam Safari Kebangsaan

0
37

Medan, LINI NEWS — Polri untuk Negeri. Ungkapan ini kembali menemukan maknanya melalui kegiatan Safari Kebangsaan Polda Sumatera Utara, yang digelar di Masjid Al-Hidayah Polda Sumut, Kamis (23/10/2025). Acara yang sarat makna kebangsaan ini dihadiri langsung oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi antara Polri dan masyarakat lintas elemen. Hadir para Pejabat Utama Polda Sumut, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan dari komunitas ojek online (Ojol). Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sejak awal, menggambarkan semangat persatuan dan toleransi yang menjadi roh kegiatan ini.

Polisi bukan hanya hadir untuk menjaga, tetapi juga untuk mendengarkan

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan menegaskan bahwa tugas Polri tidak berhenti pada pengamanan dan penegakan hukum. Lebih dari itu, Polri memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan mendengar denyut kehidupan rakyat.

“Polisi bukan hanya hadir untuk menjaga dan mengamankan, tetapi juga untuk mendengarkan, memahami, dan menyatu dengan masyarakat di seluruh pelosok negeri. Sebab, sejatinya Polri bukanlah institusi yang berdiri di atas rakyat, melainkan bagian dari rakyat itu sendiri,” ujarnya tegas.

Ungkapan ini menjadi mutiara pertama yang menggambarkan filosofi Polri humanis, yang tidak berjarak dengan rakyatnya.

“Memahami, Menyatu, dan Melayani dengan Hati”

Lebih jauh, Wakapolda menekankan pentingnya membangun komunikasi empatik antara aparat dan masyarakat. Dalam pandangannya, pemahaman yang lahir dari kedekatan emosional akan menciptakan pelayanan yang tulus dan menyentuh hati.

“Ketika polisi memahami dan menyatu dengan masyarakat, maka pelayanan bukan sekadar kewajiban, melainkan panggilan hati nurani.”

Tiga kata memahami, menyatu, melayani menjadi pilar hubungan Polri dan masyarakat yang harus dijaga di setiap lini.

“Melindungi, Mengayomi, dan Menyatukan Bangsa”

Dalam momentum Safari Kebangsaan ini, Brigjen Rony menegaskan bahwa Polri harus menjadi perekat kebangsaan di tengah derasnya arus perbedaan dan tantangan zaman.

“Kita semua menyadari bahwa perjalanan bangsa ini tidak pernah lepas dari dinamika dan tantangan yang silih berganti. Di tengah derasnya arus perubahan dan perbedaan pandangan, kita membutuhkan persatuan hati dan semangat kebangsaan agar Indonesia tetap kokoh berdiri di atas nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong.”

Elektabilitas melindungi, mengayomi, dan menyatukan — menjadi arah moral Polri sebagai institusi yang menjaga harmoni kebangsaan.

Safari Kebangsaan:
Merawat Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Safari Kebangsaan Polda Sumut bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam memperkuat ukhuwah dan mempererat silaturahmi lintas elemen masyarakat. Melalui dialog, doa bersama, dan ruang interaksi terbuka, Polri berupaya menumbuhkan rasa memiliki yang sama terhadap bangsa dan negara.

Citra Polri di Mata Masyarakat: Sahabat, Bukan Penguasa

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi medium membangun citra positif Polri sebagai pelindung dan sahabat rakyat. Pesan yang disampaikan Wakapolda Sumut menggambarkan wajah Polri yang rendah hati, terbuka, dan siap berdialog.

“Polri tidak berdiri di atas rakyat, tapi berdiri di tengah rakyat — sebagai pelindung, pengayom, dan perekat kehidupan berbangsa,” tutup Brigjen Rony Samtana, disambut tepuk tangan hangat dari seluruh hadirin.

Makna Akhir: Polri untuk Negeri, Persatuan untuk Indonesia

Safari Kebangsaan Polda Sumut menjadi bukti nyata bahwa keamanan dan ketertiban hanya dapat terwujud bila dilandasi oleh silaturahmi dan persaudaraan. Dari tujuh mutiara kata yang disampaikan Wakapolda Sumut, mengalir pesan kebangsaan yang dalam: Polri bukan hanya aparat hukum, tetapi jembatan hati antara rakyat dan negara.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini