Tapanuli Utara, LINI NEWS – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat komitmennya dalam membangun kualitas generasi muda sekaligus mengangkat potensi budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pemilihan Putra Putri Bonapasogit 2026, yang secara resmi dibuka oleh
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Sabtu (3/10/2026).
Ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari sosok putra dan putri terbaik.
Lebih dari itu, Pemilihan Putra Putri Bonapasogit menjadi ruang pembinaan generasi muda agar memiliki kepercayaan diri, wawasan luas, kreativitas, karakter, serta kepedulian terhadap budaya dan kemajuan daerah.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperkenalkan kekayaan Tapanuli Utara kepada masyarakat yang lebih luas.
Generasi Muda Harus Percaya Diri
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki nilai positif dan strategis bagi pembinaan generasi muda.
Bupati berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, menjunjung sportivitas dan menjadikan ajang tersebut sebagai proses pembelajaran.
“Kita berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian acara ini dengan sungguh-sungguh dan sportif.
Generasi muda Tapanuli Utara harus tampil percaya diri, berkarakter, serta siap menjadi duta yang membawa nama baik daerah kita,” ujar Bupati.
Pesan tersebut menjadi penting karena seorang Putra Putri Bonapasogit tidak hanya dituntut memiliki penampilan yang baik, tetapi juga harus mampu menjadi representasi nilai budaya, karakter masyarakat dan potensi daerah.
Dengan demikian, para finalis diharapkan tidak berhenti pada pencapaian sebagai pemenang, tetapi mampu melanjutkan perannya sebagai generasi muda yang aktif memberikan kontribusi bagi Tapanuli Utara.
Budaya dan Pariwisata Menjadi Kekuatan Daerah
Tapanuli Utara memiliki kekayaan budaya, tradisi, seni, sejarah, panorama alam serta berbagai potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Karena itu, keberadaan Putra Putri Bonapasogit diharapkan dapat menjadi salah satu ujung tombak promosi daerah.
Para duta muda tersebut dapat mengambil peran melalui berbagai kegiatan edukasi, promosi digital, kegiatan kebudayaan, kampanye pariwisata dan pengenalan produk ekonomi kreatif lokal.
Generasi muda juga diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial secara positif untuk memperkenalkan keindahan Tapanuli Utara hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Budaya tidak cukup hanya diwariskan, tetapi harus diperkenalkan, dikembangkan dan dibanggakan oleh generasi penerus.
Inilah Putra Putri Bonapasogit 2026
Setelah melalui seluruh rangkaian tahapan dan penilaian, dewan juri menetapkan para pemenang Pemilihan Putra Putri Bonapasogit 2026.
Kategori Putra:
Juara I:
Desta Hulu
Juara II:
Marvel Hutapea
Juara III:
Hans Sitompul
Kategori Putri:
Juara I:
Violin Simanjuntak
Juara II:
Eunike Setia Baru
Juara III:
Kayla Lumbantoruan
Para pemenang diharapkan mampu mengemban amanah sebagai generasi muda yang tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Tapanuli Utara.
Bukan Sekadar Gelar, Tetapi Amanah
Menjadi Putra Putri Bonapasogit bukanlah akhir dari sebuah kompetisi.
Gelar tersebut justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
Mereka diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya, ikut melestarikan adat dan budaya, memperkenalkan destinasi wisata, mendukung ekonomi kreatif serta mendorong lahirnya berbagai inovasi anak muda.
Pemkab Tapanuli Utara optimistis seluruh finalis dan pemenang mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah sesuai kapasitas dan bidang masing-masing.
Sebab, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusia yang mengisinya.
Jika generasi mudanya kuat, berkarakter dan mencintai daerahnya, maka masa depan Tapanuli Utara akan memiliki fondasi yang semakin kokoh.
“Generasi muda bukan hanya pewaris Bonapasogit, tetapi juga penentu wajah Bonapasogit di masa depan.”
“Budaya yang dicintai generasi muda akan tetap hidup, sedangkan budaya yang dilupakan akan perlahan kehilangan jejak.”
“Menjadi Putra Putri Bonapasogit bukan sekadar meraih mahkota, tetapi mengemban amanah menjaga martabat daerah.”
“Pariwisata akan berkembang ketika keindahan alam berjalan bersama keramahan manusia dan kekuatan budaya.”
“Prestasi adalah kebanggaan, tetapi karakter adalah mahkota yang sesungguhnya.”
“Anak muda yang mengenal akar budayanya akan lebih kuat melangkah menghadapi perubahan zaman.”
“Dari Bonapasogit untuk Indonesia: kenalkan budayanya, bangkitkan pariwisatanya, dan sejahterakan masyarakatnya.”
(Salomo Simorangkir)




