Polres Sibolga Salurkan Bantuan Sosial bagi Korban Banjir dan Tanah Longsor

0
171

Sibolga, LINI NEWS – Kepolisian Resor (Polres) Sibolga menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Sibolga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.

Pendistribusian bantuan dipusatkan di lokasi pengungsian warga korban bencana yang berada di Jalan I.L. Nomensen, Lingkungan I Aek Parira, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Sibolga Kompol Arifin B. Tampubolon, S.H., didampingi Kabag SDM Polres Sibolga AKP Syawalludin Husin, S.H., Kasat Binmas Polres Sibolga AKP Martua Sinaga, Plt. Kasi Propam Polres Sibolga IPDA Chandra Purba, S.H., Pamapta I Polres Sibolga IPDA Heri Bastian Siagian, Bhabinkamtibmas Kelurahan Angin Nauli Aiptu Jemron Panjaitan, serta didukung oleh personel Polres Sibolga lainnya.

Adapun sasaran bantuan sosial ini adalah warga masyarakat yang menjadi korban bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Sibolga. Bantuan yang disalurkan berupa 4 dus makanan ikan teri sambal serta 4 karung pakaian bekas yang layak pakai.

Melalui kegiatan ini, Polres Sibolga bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban bencana, mengurangi trauma psikologis akibat musibah yang dialami, serta memberikan dukungan emosional dan psikologis agar warga merasa lebih aman dan nyaman di tengah situasi darurat.

Selain penyaluran bantuan sosial, Tim Trauma Healing Polres Sibolga juga memberikan pendampingan pemulihan emosional kepada para korban, khususnya anak-anak dan keluarga terdampak, guna membantu mereka kembali ceria, tidak cemas, dan terhindar dari trauma berkepanjangan.

Kegiatan pembagian Bantuan Sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri, khususnya Polres Sibolga, terhadap masyarakat Kota Sibolga yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi situasi bencana.

“Di tengah air yang meluap dan tanah yang runtuh, kepedulian menjadi pondasi pertama untuk bangkit kembali.”

“Bantuan mungkin tak menghapus luka, tetapi empati mampu menenangkan hati yang sedang terluka.”

“Ketika bencana datang tanpa permisi, kehadiran negara adalah jawaban atas rasa takut masyarakat.”

“Kemanusiaan tidak diukur dari seragam, tetapi dari keberanian untuk hadir di saat rakyat membutuhkan.”

“Tangan yang memberi bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga harapan bagi mereka yang kehilangan.”

“Di pos pengungsian, solidaritas menjadi bahasa yang paling dimengerti oleh semua orang.”

“Pemulihan bukan hanya tentang membangun kembali rumah, tetapi juga memeluk jiwa yang sempat runtuh.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini