Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Sumut Tegaskan Nilai Persatuan Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan Bangsa

0
4

Medan, LINI NEWS – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Momentum ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan bahwa nilai persatuan yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pancasila Sebagai Perekat Keberagaman Bangsa

Dalam amanatnya, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan adat istiadat.

Keberagaman tersebut bukanlah penghalang, melainkan kekuatan besar yang harus dirawat dan dijaga bersama melalui semangat persatuan dan gotong royong.
Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi ideologi pemersatu bangsa sejak kemerdekaan hingga saat ini.

Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta berbagai dinamika sosial yang terjadi, nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan kebijakan.

“Persatuan adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Ketika seluruh elemen masyarakat mampu menjaga kebersamaan dan saling menghormati perbedaan, maka keutuhan bangsa akan tetap terjaga dan Indonesia akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Tantangan Kebangsaan di Era Digital

Kapolda Sumut juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia menilai perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat, namun juga dapat menjadi sarana penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mampu menjadi pengguna media digital yang cerdas dengan mengedepankan sikap kritis, toleran, dan bertanggung jawab.

“Jangan sampai ruang digital dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persaudaraan. Mari kita jadikan media sosial sebagai sarana memperkuat persatuan, menyebarkan kebaikan, serta membangun optimisme untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.

Peran Generasi Muda Menjaga Nilai Pancasila

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumut turut menyoroti pentingnya peran generasi muda sebagai penerus bangsa.

Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak kaum muda untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan, inovasi, kreativitas, serta berbagai kegiatan positif yang memperkuat rasa cinta tanah air.

“Generasi muda harus menjadi pelopor persatuan. Mereka adalah aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Dengan menjunjung tinggi nilai Pancasila, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi negeri,” tuturnya.

Komitmen Polda Sumut Menjaga Persatuan dan Kamtibmas

Sebagai institusi yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Sumut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.

Kspolda Sumut Tegaskan:

Kapolda menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat guna membangun kebersamaan dan mencegah berbagai potensi konflik sosial.

Kolaborasi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkuat persatuan nasional.

Momentum Refleksi dan Penguatan Karakter Bangsa

Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh anak bangsa untuk kembali memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar negara.

Semangat gotong royong, toleransi, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap kemanusiaan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari dimulai serius, fokus, kokoh dan kuat diawali dari keluarga inti agar Indonesia tetap menjadi bangsa yang kuat, berdaulat, dan bermartabat.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, seluruh masyarakat diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta bersama-sama membangun Indonesia yang maju dan sejahtera.

Momentum Hari Lahir Pancasila 2026

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi cahaya yang menuntun langkah bangsa menuju persatuan dan kemajuan.”

“Perbedaan adalah anugerah, sedangkan persatuan adalah kekuatan yang menjaga Indonesia tetap kokoh.”

“Menjaga persatuan berarti menjaga masa depan bangsa dan kehormatan Indonesia.”

“Di atas keberagaman, Pancasila hadir sebagai jembatan yang menyatukan seluruh anak bangsa.”

“Gotong royong adalah napas Pancasila yang menghidupkan semangat kebersamaan dalam setiap langkah pembangunan.”

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai perbedaan dan mengutamakan persaudaraan.”

“Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa persatuan adalah warisan berharga yang harus dijaga oleh setiap generasi.”

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penting untuk memperkokoh semangat kebangsaan dan memperteguh komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI.

Sejalan dengan pesan Kapolda Sumut, nilai persatuan harus terus menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, maju, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini